TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Tangis dan suasana haru mengiringi kedatangan jenazah Anggi Saputra Pranata bin Hairul di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Rabu (30/9/2026). Pekerja magang asal Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut dipulangkan ke tanah kelahirannya setelah meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat menjalani program pemagangan di Jepang.
Kepulangan jenazah disambut langsung Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan kepada keluarga yang tengah menghadapi kehilangan.
Suasana semakin mengharukan ketika jenazah tiba dan kemudian diterima oleh pihak keluarga. Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir dalam prosesi tersebut, termasuk Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Anggi diketahui meninggal dunia pada 21 September 2026 setelah mengalami kecelakaan kerja di Kota Fukuyama, Prefektur Hiroshima, Jepang. Kabar tersebut kemudian menjadi duka bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya warga Desa Talang Donok, Kecamatan Bang Haji, tempat almarhum berasal.
Sebelum berangkat ke Jepang, Anggi memilih mengikuti program pemagangan sebagai salah satu upaya memperoleh pengalaman kerja sekaligus membantu perekonomian keluarganya. Ia tercatat berangkat pada 2025 melalui program pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang difasilitasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Banten.
Kepergian Anggi di usia muda meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga. Perjalanan ke Jepang yang sebelumnya menjadi bagian dari ikhtiar membangun masa depan justru berakhir dengan kepulangan untuk selama-lamanya.
Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi mengatakan pemerintah daerah ikut merasakan duka yang dialami keluarga Anggi. Ia menyebut almarhum sebagai anak muda yang tengah berjuang demi kehidupan keluarga.
“Anggi merupakan salah satu pejuang keluarga. Insyaallah Almarhum husnul khatimah. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami memohon agar diberikan kesabaran dan keikhlasan. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Tarmizi.
Tidak hanya menghadiri proses pemulangan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga menyatakan komitmennya untuk mengawal berbagai hal yang berkaitan dengan hak-hak almarhum.
Pemkab Bengkulu Tengah melalui Dinas Ketenagakerjaan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh hak yang menjadi bagian almarhum dapat diperjuangkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Upaya pendampingan tersebut dinilai penting mengingat Anggi merupakan peserta program pemagangan yang bekerja di luar negeri. Pemerintah daerah akan terus mengikuti proses komunikasi dengan pihak terkait untuk memastikan persoalan administrasi maupun hak keluarga dapat ditangani secara semestinya.
Tarmizi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah dari Jepang hingga tiba di Bengkulu. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan membantu proses kepulangan jenazah hingga dapat kembali ke tanah kelahirannya di Bengkulu Tengah,” ujarnya.
Setelah proses serah terima selesai, jenazah Anggi kemudian dibawa menuju Desa Talang Donok untuk disemayamkan dan dimakamkan di kampung halamannya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu juga dijadwalkan hadir dalam takziah malam ketiga di rumah duka. Kehadiran tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah sekaligus penghormatan kepada keluarga yang sedang berduka.
Bagi keluarga dan masyarakat Desa Talang Donok, kepulangan Anggi bukan sekadar perjalanan terakhir. Ia kembali ke tanah kelahirannya setelah sebelumnya meninggalkan kampung halaman dengan membawa harapan untuk bekerja, memperoleh pengalaman, dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
Kini, harapan tersebut tinggal menjadi kenangan. Anggi telah kembali ke Bengkulu Tengah untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari keluarga, pemerintah daerah, serta masyarakat yang mengenalnya.
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra