Skip to main content

Kajati Bengkulu Dampingi Menteri Pertanian RI dan Ketua DPD RI pada Kunjungan Kerja di Bengkulu

Kajati Bengkulu Dampingi Menteri Pertanian RI dan Ketua DPD RI pada Kunjungan Kerja di Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>   Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., turut hadir mendampingi rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, bersama Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, di Provinsi Bengkulu. Kehadiran Kajati Bengkulu tersebut menjadi bentuk dukungan institusi kejaksaan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong hilirisasi sektor perkebunan di daerah.

Kunjungan kerja dimulai dengan prosesi penyambutan resmi Menteri Pertanian dan Ketua DPD RI di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Sejumlah pejabat daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir menyambut kedatangan rombongan. Dari bandara, Menteri Pertanian bersama jajaran langsung meninjau ketersediaan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Panorama Bengkulu. Peninjauan ini penting dilakukan mengingat beras merupakan komoditas utama yang memengaruhi stabilitas pangan dan inflasi daerah.

Dalam agenda berikutnya, rombongan menuju Balai Raya Semarak Bengkulu. Di lokasi ini, Menteri Pertanian menyampaikan arahan strategis mengenai langkah-langkah pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta lembaga terkait dalam memastikan ketersediaan pangan pokok bagi masyarakat. Selain itu, Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, juga memaparkan program *Senator Peduli Ketahanan Pangan* sebagai bentuk dukungan legislatif dalam memperkuat sektor pertanian.

Fokus utama kunjungan kali ini juga menyoroti rencana hilirisasi sawit di Provinsi Bengkulu. Hilirisasi dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan rakyat, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat daya saing komoditas Bengkulu di pasar nasional maupun internasional. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor perkebunan, khususnya sawit, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, menegaskan bahwa kehadirannya dalam agenda tersebut merupakan wujud nyata dukungan Kejaksaan dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, ketahanan pangan dan hilirisasi perkebunan bukan hanya isu teknis pertanian semata, melainkan juga menyangkut aspek hukum, regulasi, dan pengawasan agar program pemerintah berjalan tepat sasaran serta bebas dari penyimpangan.

“Sinergi antar-lembaga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan. Kejaksaan tentu siap berperan dalam aspek penegakan hukum maupun pendampingan agar program-program pemerintah dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Kajati.

Usai seluruh agenda selesai, Kajati Bengkulu turut serta mengantar Menteri Pertanian RI bersama Ketua DPD RI kembali menuju Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu untuk melanjutkan agenda kenegaraan berikutnya.

Kehadiran Kajati Bengkulu dalam rangkaian kunjungan kerja ini semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah pusat, daerah, dan lembaga legislatif dalam membangun sektor strategis bangsa. Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan cita-cita kedaulatan pangan nasional dan kesejahteraan petani dapat terwujud di masa mendatang.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra