TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di halaman kantor Kejati Bengkulu, Rabu (1/10/2025). Seluruh jajaran, mulai dari pegawai Kejati hingga pegawai Kejaksaan Negeri Bengkulu, hadir dengan penuh khidmat mengikuti prosesi peringatan nasional tersebut.
Bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memimpin jalannya kegiatan, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman utama dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi jiwa bangsa yang harus terus kita amalkan. Bagi insan Adhyaksa, nilai-nilai Pancasila wajib hadir dalam setiap tindakan, terutama dalam penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan, kepastian hukum, serta kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Victor dalam amanatnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober selalu dimaknai sebagai momentum untuk meneguhkan kembali persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks Kejaksaan, nilai-nilai tersebut diterjemahkan dalam bentuk komitmen menjaga integritas, profesionalitas, dan pengabdian yang berlandaskan pada kebenaran serta keadilan.
Victor menambahkan, peringatan ini harus menjadi pengingat bahwa setiap pegawai Kejaksaan memiliki tanggung jawab moral untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Semangat Pancasila adalah semangat gotong royong, kebersamaan, dan keberanian menegakkan kebenaran. Kita, sebagai aparat penegak hukum, memiliki kewajiban untuk menjunjung tinggi hal tersebut dalam setiap langkah,” tegasnya.
Upacara berlangsung sederhana namun penuh makna. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan sikap penuh penghormatan, dimulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan bangsa.
Nuansa kebersamaan terlihat jelas ketika seluruh pegawai Kejaksaan membaur dalam satu barisan tanpa membedakan jabatan maupun kedudukan. Hal ini menjadi simbol bahwa Pancasila adalah pemersatu sekaligus pengikat seluruh elemen bangsa.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025, Kejati Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai lembaga penegak hukum yang mengedepankan integritas. Kejaksaan bertekad menjalankan tugas dengan hati nurani serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.
Victor menutup amanatnya dengan pesan agar seluruh jajaran Kejaksaan menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup yang nyata dalam perilaku sehari-hari, baik di dalam institusi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadikan Pancasila sebagai cahaya yang menuntun kita. Dengan itu, kita tidak hanya sekadar menegakkan hukum, tetapi juga menghadirkan keadilan yang membawa manfaat bagi rakyat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghormatan atas teguhnya ideologi bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman perpecahan. Tahun ini, peringatan tersebut kembali menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi pedoman hidup yang harus dijaga dan diamalkan.
Dengan demikian, melalui upacara yang digelar Kejaksaan Tinggi Bengkulu, nilai-nilai luhur Pancasila kembali ditegaskan sebagai fondasi dalam mengabdi kepada masyarakat dan mengawal tegaknya hukum di Indonesia.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra