Skip to main content

Kekosongan Jabatan Eselon II di Bengkulu Tengah Menanti Lelang 2025

Kekosongan Jabatan Eselon II di Bengkulu Tengah Menanti Lelang 2025.Jumat(29/11)(Rizon - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   >>>><<<   Pada tahun 2024, terdapat empat jabatan eselon II di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah yang masih kosong atau tanpa pejabat definitif. Jumlah ini diperkirakan akan bertambah pada tahun 2025, mengingat tiga pejabat eselon II yang akan memasuki masa pensiun. Dengan demikian, pada 2025 nanti, ada tujuh jabatan eselon II yang akan dilelang secara bersamaan. Namun, Pemkab Bengkulu Tengah memastikan bahwa lelang jabatan eselon II tidak akan dilaksanakan pada tahun 2024. Rencana tersebut baru akan dilaksanakan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada 2024.Jumat(29/11).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Alam (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu Tengah, Apileslipi, melalui Kabid Mutasi dan Promosi, Jhon Eko Aswiadi, menjelaskan bahwa jabatan-jabatan eselon II yang kosong saat ini diisi oleh penjabat sementara. Ia menambahkan, karena anggaran yang sudah tidak tersedia serta tidak ada instruksi dari penjabat bupati untuk melaksanakan lelang jabatan pada tahun 2024, lelang jabatan eselon II baru akan dilaksanakan pada tahun 2025.

Keempat jabatan eselon II yang kosong adalah: Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Tengah yang kosong setelah Rachmat Riyanto mengajukan pensiun dini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang juga kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun, Kepala Dinas Pertanian (Distan) yang kosong karena pejabat sebelumnya pensiun dini, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang kosong setelah pejabat sebelumnya meninggal dunia.

Pada tahun 2025, selain jabatan yang sudah kosong, tiga pejabat eselon II lainnya juga akan pensiun. Ketiga pejabat tersebut adalah Supawan Said, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Zamzami, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Daidagperinkop), serta Hendri Donal, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Jhon Eko Aswiadi menutup penjelasannya dengan menyatakan bahwa pelaksanaan lelang jabatan eselon II akan menunggu petunjuk dari bupati terpilih pada tahun 2025.(adv)

Pewarta : Rizon 

Editing : Adi Saputra