TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berada di Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Jumat (1/5/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam mempercepat penguatan ekonomi berbasis desa melalui program koperasi.
Dalam agenda tersebut, Zulhas—sapaan akrab Zulkifli Hasan—didampingi sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, serta unsur Forkopimda dan pejabat daerah lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, Dandim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PI Tobing, serta Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah. Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program koperasi desa di berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya para Bintara Pembina Desa (Babinsa), yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mempercepat pembangunan koperasi desa atau Kopdes di seluruh Indonesia. Menurutnya, keterlibatan TNI di lapangan sangat membantu dalam proses percepatan pembangunan, baik dari sisi koordinasi maupun pelaksanaan teknis.
“Tanpa dukungan TNI, mustahil kita bisa membangun puluhan ribu koperasi desa dalam waktu singkat. Saat ini sudah hampir 35 ribu Kopdes yang dibangun, dan kita targetkan seluruhnya dapat rampung pada akhir Juli mendatang,” ujar Zulhas.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini juga tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah yang telah menyediakan berbagai dukungan, termasuk penyediaan lahan serta fasilitasi administrasi. Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI disebut menjadi kunci utama percepatan pembangunan tersebut.
Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa koperasi desa memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan dapat mengelola potensi ekonomi lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
“Program Kopdes ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Kita ingin koperasi menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus mendukung program nasional, khususnya dalam pengembangan koperasi desa. Ia menyebut bahwa program Kopdes sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Bengkulu yang sebagian besar berada di sektor ekonomi berbasis desa.
Kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi terhadap progres pembangunan koperasi di daerah. Pemerintah pusat ingin memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai target, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.
Dengan adanya percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing. Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga pusat distribusi, produksi, hingga pemasaran hasil-hasil ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari strategi nasional, program ini diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah. Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan semua pihak, koperasi desa akan menjadi motor penggerak utama ekonomi kerakyatan di masa depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra