TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Kapolda Bengkulu Mardiyono menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan turun langsung membeli dagangan takjil milik pedagang kecil dan membagikannya kepada warga. Kegiatan tersebut dilakukan saat kunjungan kerja Kapolda Bengkulu di Kabupaten Kaur dalam suasana bulan suci Ramadan.
Aksi sosial tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya kepolisian dalam menghadirkan sosok Polri yang lebih humanis, dekat dengan masyarakat, serta mampu memberikan rasa aman sekaligus kepedulian sosial kepada warga. Kehadiran Kapolda Bengkulu di tengah masyarakat pun disambut hangat oleh warga yang sedang beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Bengkulu menyempatkan diri mendatangi para pedagang yang menjajakan aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Ia membeli sejumlah takjil dari para pedagang kaki lima, kemudian membagikannya secara langsung kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.
Aksi spontan tersebut tidak hanya disambut antusias oleh masyarakat, tetapi juga memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para pedagang kecil. Selain dagangan mereka terbeli, masyarakat yang menerima takjil juga merasa diperhatikan oleh aparat kepolisian.
Kapolda Bengkulu mengatakan bahwa kegiatan sederhana seperti ini merupakan bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu hadir memberikan manfaat dan kepedulian kepada masyarakat, terutama di bulan penuh berkah.
Ia juga menegaskan bahwa Polri terus berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Dengan adanya interaksi langsung seperti ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.
Selain berbagi takjil, kunjungan kerja Kapolda Bengkulu ke Kabupaten Kaur juga diisi dengan berbagai agenda lain, termasuk koordinasi dengan jajaran kepolisian setempat untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih humanis dan bersahabat, diharapkan citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin kuat di tengah kehidupan sosial warga.
Masyarakat yang menerima takjil mengaku merasa senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan langsung pembagian takjil dari Kapolda Bengkulu. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena dinilai mampu mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dengan kegiatan berbagi takjil tersebut, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan mempererat silaturahmi.
Pewarta: Iksanuddin
Editing: Adi Saputra