TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kehadiran personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 di Kampung Arinkop, Distrik Kalomdol, Kabupaten Pegunungan Bintang, tidak sekadar menjalankan tugas pengamanan. Interaksi langsung dengan masyarakat juga diwujudkan melalui pemasangan lampu penerangan berbasis tenaga surya.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026. Personel dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 734/SNS, Satgas Kopasgat, dan Polsek Oksibil turut ambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Pemasangan lampu solar panel dilakukan di lingkungan Kampung Arinkop untuk membantu kebutuhan penerangan warga saat malam hari. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuat lingkungan kampung lebih terang setelah matahari terbenam.
Bagi masyarakat setempat, fasilitas sederhana itu memiliki arti penting. Penerangan dapat membantu warga menjalankan aktivitas pada malam hari sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain memasang lampu, personel gabungan juga menyerahkan pakaian kepada masyarakat serta membagikan makanan kepada anak-anak. Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab karena warga dan personel memiliki kesempatan untuk bertemu, berbincang, serta bertukar informasi mengenai kondisi di lingkungan kampung.
Tokoh masyarakat Kampung Arinkop, Tedy Kakyamabin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan personel gabungan.
Menurut Tedy, bantuan penerangan dan pakaian menjadi manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga. Ia juga mengapresiasi kesempatan bertemu dengan personel bersama anak-anak dan masyarakat.
“Bantuan lampu dan pakaian ini sangat membantu kami. Kami juga senang karena bapak-bapak datang bertemu langsung dengan masyarakat dan anak-anak. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan,” ujar Tedy.
Usai melaksanakan kegiatan bersama masyarakat di Kampung Arinkop, personel gabungan melanjutkan patroli di sejumlah wilayah Oksibil. Patroli dilakukan dengan mengedepankan komunikasi secara langsung atau pendekatan dialogis.
Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah kawasan, di antaranya sekitar Kantor Dinas Pegunungan Bintang, Universitas Okmin Papua, hingga Pasar Lama Oksibil.
Patroli tersebut tidak hanya diarahkan untuk memantau kondisi keamanan. Personel juga menyempatkan diri menyapa masyarakat dan membangun komunikasi dengan warga yang ditemui selama perjalanan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan sosial dan patroli dialogis menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.
Ia menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung.
“Ketika personel hadir di tengah masyarakat, kami ingin kehadiran tersebut dapat memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung. Pemasangan penerangan, berbagi dengan masyarakat dan anak-anak, serta komunikasi secara langsung merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang baik dengan warga,” ujarnya.
Menurut Faizal, komunikasi dengan masyarakat juga membantu personel memahami situasi serta kondisi yang berkembang di lingkungan setempat. Ruang komunikasi yang terbuka dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas keamanan di wilayah operasi.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., turut menekankan pentingnya kegiatan yang mempertemukan personel dengan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, bakti sosial dan patroli dialogis dapat menjadi sarana untuk mendengarkan kebutuhan maupun aspirasi warga.
“Bakti sosial dan patroli dialogis menjadi kesempatan bagi personel untuk bertemu dan mendengarkan masyarakat secara langsung. Kami mendorong personel untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan warga, tokoh masyarakat, tokoh adat maupun tokoh agama,” katanya.
Adarma menambahkan, komunikasi dua arah dengan masyarakat menjadi salah satu bagian dalam menjaga situasi keamanan di Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Hubungan yang baik akan membantu membangun komunikasi dua arah. Karena itu, kegiatan sambang dan dialog dengan masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan di Kampung Arinkop dan patroli gabungan di wilayah Oksibil berlangsung aman serta lancar. Berdasarkan hasil pemantauan personel, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Situasi wilayah Oksibil secara umum terpantau aman dan terkendali.
Bagi warga Kampung Arinkop, kegiatan tersebut meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung. Lampu tenaga surya memberikan penerangan, sementara bantuan pakaian dan makanan menjadi bentuk kepedulian yang diterima masyarakat.
Di sisi lain, pertemuan antara aparat dan warga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat. Pola pendekatan tersebut diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas keamanan sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di wilayah Pegunungan Bintang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra