Skip to main content

Lomba Tari Tradisional Semarakkan Budaya Lokal di Bengkulu Tengah

Lomba Tari Tradisional Semarakkan Budaya Lokal di Bengkulu Tengah

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>   Semangat melestarikan budaya daerah kembali menggema di Kabupaten Bengkulu Tengah melalui gelaran Lomba Tari Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Pendopo, Bukit Kandis. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat dan diikuti oleh berbagai sanggar tari dari seluruh penjuru Bengkulu Tengah.

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkulu Tengah, Eka Nurmeini, S.E., M.Pd. Dalam sambutannya, Eka menyampaikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi para peserta dan pihak penyelenggara yang telah berupaya menjaga warisan budaya melalui seni tari tradisional.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat persatuan dan mengenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda. Tari tradisional adalah identitas yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Eka.

Lomba ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Pj. Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, S.H., M.H., Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Iwan Setiawan, M.Si., serta perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.

Suasana Lapangan Pendopo yang biasanya tenang berubah menjadi semarak dengan balutan suara musik tradisional dan penampilan tari-tari daerah yang menggugah semangat. Setiap sanggar tampil dengan kekhasan masing-masing, menampilkan koreografi yang memadukan keindahan gerak, busana adat, dan nilai-nilai budaya lokal.

Jenis tari yang dipertunjukkan beragam, mulai dari Tari Andun, Tari Piring, hingga kreasi tari kontemporer berbasis tradisi lokal. Penonton yang terdiri dari warga sekitar, pelajar, dan komunitas seni terlihat sangat menikmati setiap penampilan yang disuguhkan. Tak sedikit pula yang turut mengabadikan momen-momen penampilan para penari menggunakan ponsel mereka.

Dewan juri yang berasal dari kalangan akademisi seni dan pelaku budaya turut memberikan penilaian yang ketat, mulai dari aspek teknik, kekompakan, interpretasi, hingga kesesuaian dengan nilai-nilai budaya tradisional. Para peserta juga diberi ruang untuk menjelaskan makna dari tarian yang mereka bawakan, menambah nilai edukatif dalam kegiatan ini.

Sementara itu, Pj. Sekda Bengkulu Tengah, Hendri Donal dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa lomba tari ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung program pembangunan kebudayaan daerah yang telah dicanangkan pemerintah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menumbuhkan kembali kecintaan terhadap budaya sendiri, terutama di kalangan generasi muda. Kebudayaan adalah bagian penting dari pembangunan daerah,” ujarnya.

Lomba Tari Tradisional ini merupakan rangkaian dari program pelestarian seni budaya daerah yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah setiap tahunnya. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku seni, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi kekayaan budaya Bengkulu Tengah kepada masyarakat luas.

Dengan suksesnya pelaksanaan lomba ini, diharapkan semangat pelestarian budaya di tengah masyarakat semakin menguat dan memberikan dampak positif bagi kemajuan seni dan pariwisata daerah ke depan.

Pewarta : Rizon

Editing : Adi Saputra