Skip to main content

Mendirikan Jaringan Literasi: Program 'Satu Desa Satu Perpustakaan' Meluas di Bengkulu

Mendirikan Jaringan Literasi: Program 'Satu Desa Satu Perpustakaan' Meluas di Bengkulu,Rabu (14/2)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi Jantan, membangkitkan semangat literasi di masyarakat dengan mengajak untuk mendukung program perpustakaan umum di setiap Kabupaten/Kota Provinsi Bengkulu. Dalam upaya meningkatkan akses literasi di daerah, Meri Sasdi Jantan menegaskan pentingnya program "satu desa satu perpustakaan" sebagai langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut Meri Sasdi Jantan, program tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperluas jangkauan perpustakaan umum, tetapi juga untuk menggalakkan minat baca di kalangan masyarakat setempat. "Kita perlu meningkatkan program 'satu desa satu perpustakaan' dengan memperoleh dukungan dari perpustakaan umum di seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Bengkulu saat ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Meri Sasdi Jantan menambahkan bahwa partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat Bengkulu sangat diharapkan. Dengan demikian, program ini dapat lebih efektif dalam meningkatkan literasi dan minat baca di setiap desa Kabupaten. "Kami mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota untuk turut serta mendukung program 'satu desa satu perpustakaan'," ungkapnya.

Dalam konteks ini, peran aktif masyarakat dalam mendukung inisiatif ini dianggap sangat penting. Dukungan tidak hanya terbatas pada pemenuhan sarana dan prasarana perpustakaan, tetapi juga dalam bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh perpustakaan setempat.

Meri Sasdi Jantan juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga dan pihak terkait dalam menjalankan program ini. "Kita memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak terkait lainnya untuk mencapai keberhasilan program 'satu desa satu perpustakaan' ini," katanya.

Program "satu desa satu perpustakaan" ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam upaya meningkatkan tingkat literasi dan pengetahuan masyarakat Bengkulu. Melalui adanya perpustakaan umum di setiap desa, diharapkan akan tercipta lingkungan yang kondusif bagi masyarakat untuk mengembangkan minat baca dan pengetahuan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, perpustakaan umum di Kabupaten/Kota Provinsi Bengkulu juga diharapkan untuk terus mengembangkan koleksi buku yang relevan dengan kebutuhan dan minat lokal. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk mengakses informasi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pengetahuan bagi masyarakat setempat.

Terkait dengan hal ini, Meri Sasdi Jantan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan perpustakaan umum di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. "Kami berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur perpustakaan dan menyediakan berbagai program literasi yang bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu juga akan terus mengadakan berbagai kegiatan dan program literasi yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta momentum positif dalam upaya meningkatkan literasi dan pengetahuan di Provinsi Bengkulu secara keseluruhan.

Dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, program "satu desa satu perpustakaan" diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam mengangkat taraf pendidikan dan pengetahuan masyarakat Bengkulu. Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan luas.

Top of Form

Pewarta : Herdianson 

Editing : Adi Saputra