Skip to main content

MUSPROV XI INKINDO Bengkulu 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Peran Konsultan dalam Pembangunan Daerah

MUSPROV XI INKINDO Bengkulu 2026 resmi dibuka, menegaskan pentingnya peran konsultan dalam pembangunan yang profesional, inovatif, dan berintegritas di era digital.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>>  Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong penguatan sektor jasa konsultansi sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Hal ini ditandai dengan dibukanya Musyawarah Provinsi (MUSPROV) XI Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP INKINDO) Bengkulu Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Santika Bengkulu, Senin (14/4).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan, R.A. Denni. MUSPROV kali ini mengusung tema peningkatan peran strategis INKINDO dalam mewujudkan badan usaha jasa konsultansi yang berintegritas, profesional, dan inovatif.

Dalam sambutannya, R.A. Denni menegaskan bahwa organisasi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia memiliki posisi yang sangat vital dalam mendukung pembangunan daerah. Peran konsultan tidak hanya terbatas pada penyusunan perencanaan, tetapi juga mencakup pengawasan hingga evaluasi program pembangunan agar berjalan secara optimal.

Menurutnya, keberadaan INKINDO menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan tata kelola pembangunan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Ia menilai, kualitas hasil pembangunan sangat dipengaruhi oleh peran konsultan yang profesional dan memiliki integritas tinggi.

Lebih lanjut, Denni juga menyoroti tantangan yang dihadapi para konsultan di era digital saat ini. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut peningkatan kompetensi serta kemampuan adaptasi terhadap sistem digital dan kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks.

“Para konsultan harus terus meningkatkan kapasitas diri, baik dari sisi keahlian teknis maupun pemanfaatan teknologi. Hal ini penting agar mampu menjawab tuntutan pembangunan yang dinamis dan berbasis inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP INKINDO Bengkulu, Ir. H. Rahmadi Fitri, menyampaikan bahwa MUSPROV XI merupakan momentum strategis bagi organisasi untuk melakukan konsolidasi internal. Forum ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja sekaligus perumusan arah kebijakan organisasi ke depan.

Rahmadi menekankan pentingnya menjaga solidaritas antaranggota serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan peran sebagai konsultan pembangunan. Ia mengajak seluruh anggota INKINDO untuk aktif berkontribusi dalam mendukung program-program pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“MUSPROV ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas jasa konsultansi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku jasa konsultansi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih matang dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan MUSPROV XI ini, INKINDO Bengkulu diharapkan semakin solid sebagai organisasi profesi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Tidak hanya itu, organisasi ini juga diharapkan dapat terus berinovasi serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembangunan di Provinsi Bengkulu.

Dengan semangat profesionalisme, integritas, dan inovasi, INKINDO Bengkulu optimistis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berdaya saing di masa mendatang.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra