Skip to main content

Pantai Panjang Bengkulu Berbenah, Kolaborasi Perbankan Hadirkan Fasilitas Gratis Menuju Destinasi Kelas Dunia

Pantai Panjang Bengkulu terus bertransformasi dengan dukungan perbankan dan stakeholder. Puluhan gazebo gratis dibangun untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan menghapus praktik pungli.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<<>>>>  Kawasan wisata andalan Pantai Panjang kini terus berbenah menjadi destinasi unggulan bertaraf internasional. Upaya ini semakin nyata dengan dukungan kuat dari berbagai stakeholder, termasuk sektor perbankan, yang berkontribusi dalam pembangunan fasilitas publik.

Di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi, Pemerintah Kota Bengkulu berhasil menggandeng tiga lembaga perbankan untuk turut serta mempercantik kawasan pesisir tersebut. Masing-masing bank berkomitmen menghadirkan 10 unit gazebo baru yang akan ditempatkan di sepanjang garis pantai.

Penambahan fasilitas ini memperkuat transformasi yang sebelumnya telah dimulai. Sejumlah institusi telah lebih dahulu memberikan kontribusi, di antaranya Bank Bengkulu dengan 20 unit gazebo serta Bank Indonesia yang turut menyumbang 10 unit.

Langkah kolaboratif ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ruang publik yang tertata, nyaman, dan ramah bagi wisatawan. Seluruh gazebo yang dibangun dipastikan dapat digunakan secara gratis oleh pengunjung, sehingga menghapus praktik pungutan liar yang selama ini kerap menjadi keluhan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menyampaikan bahwa dukungan dari sektor perbankan merupakan bentuk nyata sinergi dalam pembangunan pariwisata daerah.

“Partisipasi perbankan sangat luar biasa. Kami memberikan ruang kepada sponsor untuk menampilkan identitas mereka di gazebo sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan kawasan wisata,” ujar Nina, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, keberadaan fasilitas yang tertata dan gratis menjadi solusi konkret dalam mengubah wajah Pantai Panjang. Selama ini, kawasan tersebut kerap diwarnai oleh keberadaan pondok liar yang tidak teratur dan menimbulkan kesan kumuh.

Transformasi ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak. Selain perbankan, sejumlah organisasi dan korporasi juga telah mengambil peran dalam pembangunan fasilitas umum. REI Bengkulu menyumbang 10 unit gazebo, sementara Indomaret melalui program tanggung jawab sosial (CSR) juga membangun 10 unit.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bengkulu turut berkontribusi dengan menambah 5 unit gazebo, disusul oleh HIMPERRA yang menyediakan 5 unit lainnya. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik.

Dengan skema pembangunan yang melibatkan sponsor secara langsung, pemerintah optimistis kawasan Pantai Panjang akan segera terbebas dari bangunan liar yang tidak terkonsep. Penataan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan wisata yang bersih, tertib, dan berdaya saing tinggi.

Lebih jauh, keberadaan gazebo gratis tidak hanya meningkatkan kenyamanan wisatawan, tetapi juga diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Aktivitas wisata yang meningkat akan membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal.

Pemerintah Kota Bengkulu juga menilai bahwa pembenahan kawasan wisata ini berkontribusi terhadap peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat. Dengan ruang publik yang lebih layak dan akses yang merata, warga dapat menikmati fasilitas tanpa beban biaya tambahan.

Ke depan, Pantai Panjang ditargetkan menjadi magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Bengkulu optimistis dapat mengangkat citra daerah sebagai destinasi unggulan di Indonesia.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan signifikan dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra