TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Kawasan wisata andalan Kota Bengkulu, Pantai Panjang, mengalami lonjakan pengunjung signifikan selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi pantai yang kini lebih tertata, bersih, dan aman menjadi faktor utama meningkatnya minat wisatawan untuk berlibur bersama keluarga.
Transformasi wajah Pantai Panjang tidak lepas dari upaya serius Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi bersama wakilnya Ronny P.L Tobing. Penataan kawasan wisata dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kebersihan, ketertiban pedagang, hingga peningkatan fasilitas umum bagi pengunjung.
Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah kondisi kebersihan pantai yang jauh lebih terjaga dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya sampah kerap menjadi keluhan utama wisatawan, kini hal tersebut nyaris tidak ditemukan. Pemerintah kota melalui Dinas Pariwisata telah menempatkan sekitar seribu unit tempat sampah di berbagai titik strategis di sepanjang kawasan pantai.
Langkah ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan ketersediaan fasilitas tersebut, wisatawan tidak lagi kesulitan menemukan tempat untuk membuang sampah, sehingga kawasan pantai tetap terlihat rapi dan nyaman.
Selain kebersihan, aspek keamanan dan kenyamanan juga menjadi perhatian utama. Tidak ditemukan praktik pungutan liar, aksi premanisme, maupun oknum pedagang atau juru parkir yang mematok tarif tidak wajar. Kondisi ini tercipta berkat sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dengan aparat kepolisian dari Polresta Bengkulu yang dipimpin oleh Rahmad Hidayat.
Selama masa libur Lebaran, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kehadiran aparat ini memberikan rasa aman bagi wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar daerah.
Kenyamanan tersebut dirasakan langsung oleh para pengunjung. Salah satunya adalah Nawir (40), yang datang bersama keluarga besarnya untuk menikmati suasana libur Lebaran di Pantai Panjang. Mereka menghabiskan waktu dengan bersantai di bawah rindangnya pohon cemara sambil menikmati makan siang bersama.
Eliana mengungkapkan bahwa kondisi Pantai Panjang saat ini mengalami perubahan yang sangat signifikan. Ia mengaku hampir setiap tahun mengunjungi pantai tersebut saat Lebaran, dan merasakan peningkatan kualitas yang cukup drastis.
“Sekarang jauh lebih bersih dan tertata. Kami merasa nyaman berlibur di sini. Terima kasih kepada pemerintah kota yang sudah membuat Pantai Panjang menjadi lebih baik,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Erman (60), wisatawan asal Kabupaten Kepahiang. Ia mengaku sebelumnya hanya mengetahui perubahan Pantai Panjang dari media sosial. Namun setelah berkunjung langsung, ia membenarkan bahwa kondisi pantai memang sudah jauh berbeda dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, kebersihan dan kerapian kawasan wisata menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah kota dalam melakukan pembenahan secara konsisten.
Lonjakan jumlah wisatawan selama libur Lebaran ini menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata Kota Bengkulu. Penataan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal di sekitar kawasan pantai.
Pemerintah Kota Bengkulu diharapkan dapat terus menjaga konsistensi dalam pengelolaan kawasan wisata, sehingga Pantai Panjang tetap menjadi destinasi unggulan yang mampu bersaing dengan objek wisata lainnya di Indonesia.
Dengan kondisi yang semakin baik, Pantai Panjang kini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan destinasi wisata yang bersih, aman, dan nyaman.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra