TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercantik kawasan wisata andalan, khususnya Pantai Panjang yang selama ini menjadi ikon wisata daerah. Dalam beberapa bulan terakhir, wajah Pantai Panjang mengalami perubahan signifikan: lebih terang, bersih, dan tertata rapi. Hal ini tak lepas dari kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi.
Langkah-langkah penataan kawasan wisata ini menjadi prioritas utama sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung. Pemkot Bengkulu melibatkan seluruh sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki, termasuk dinas terkait, untuk turun langsung melakukan aksi bersih-bersih, penataan area pedagang, hingga penambahan pencahayaan di sepanjang kawasan pantai.
“Sekarang Pantai Panjang sudah jauh berbeda dibandingkan dulu. Dulu gelap, sekarang terang. Dulu kotor, sekarang mulai bersih. Semua ini adalah bagian dari upaya kita menjadikan Pantai Panjang sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan layak dikunjungi,” ujar Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dalam berbagai kesempatan.
Menurut Dedy, upaya penataan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen, termasuk instansi vertikal dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik tingkat kota maupun provinsi, untuk ikut ambil bagian. Saat ini, kegiatan pembersihan kawasan Pantai Panjang dilakukan secara rutin dan melibatkan banyak pihak, mulai dari pegawai pemerintah, TNI-Polri, hingga komunitas masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Alhamdulillah, sinergi dengan Forkopimda dan instansi vertikal sangat baik. Mereka juga aktif membantu menjaga kebersihan dan keamanan kawasan wisata kita,” tambah Dedy.
Selain membersihkan area dari sampah dan melakukan pencahayaan, Pemkot Bengkulu juga melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan liar dan lokasi-lokasi yang dianggap tidak layak. Beberapa tempat yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas tidak senonoh atau melanggar norma sosial telah dibongkar dan ditertibkan.
“Kita mendapat banyak laporan dari warga tentang tempat-tempat yang digunakan untuk hal-hal negatif. Maka kita ambil tindakan tegas, bangunannya kita robohkan. Namun tentu pekerjaan kita belum selesai, masih banyak hal yang perlu ditata dan disempurnakan,” ungkapnya.
Dedy menyadari bahwa perubahan besar tidak bisa terjadi dalam semalam. Namun ia optimistis, dengan kerja sama dan kesungguhan semua pihak, Pantai Panjang akan terus berbenah menjadi kawasan wisata unggulan yang membanggakan masyarakat Bengkulu.
Ke depan, Pemkot Bengkulu berencana menambahkan berbagai fasilitas penunjang wisata, seperti taman tematik, jalur jogging, serta area khusus UMKM dan kuliner yang tertata rapi. Dengan demikian, Pantai Panjang tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan keamanan kawasan wisata. “Kami sudah bekerja keras membenahi kawasan ini, sekarang giliran masyarakat untuk ikut menjaganya. Jangan buang sampah sembarangan, jangan rusak fasilitas, dan mari kita jaga bersama-sama agar tetap indah,” pungkasnya.
Pantai Panjang Bengkulu saat ini perlahan mulai menunjukkan potensinya yang sesungguhnya sebagai destinasi wisata unggulan di pesisir barat Pulau Sumatra. Dengan kondisi yang semakin baik, kawasan ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan perekonomian lokal, serta membangun citra positif Kota Bengkulu di kancah nasional.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra