Skip to main content

Pemasangan Lampu Merah di Kota Bengkulu Masih Menjadi Tantangan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, memberikan penjelasan kepada media mengenai hasil Analisis Dampak Lalu Lintas di simpang gereja Tebeng. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemasangan traffic light di lokasi tersebut tidak memungkinkan.Jumat(25/10)(aMg - teropongpublik.co.id)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Di Kota Bengkulu, beberapa persimpangan jalan masih belum dilengkapi dengan lampu merah atau traffic light. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah simpang gereja di Kelurahan Tebeng. Dinas Perhubungan Kota Bengkulu bekerja sama dengan Sat Lantas Polresta Bengkulu telah melakukan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) untuk menilai kondisi di titik persimpangan tersebut.

Analisis Dampak Lalu Lintas adalah proses kajian yang bertujuan untuk menilai dampak yang ditimbulkan oleh lalu lintas akibat pembangunan pusat kegiatan, permukiman, dan infrastruktur lainnya. Hasil dari kajian ini dituangkan dalam dokumen yang merangkum analisis dampak yang telah dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, mengungkapkan bahwa hasil dari Andalalin menunjukkan bahwa pemasangan traffic light di persimpangan Kelurahan Tebeng tidak memungkinkan. "Hasil Andalalin kami bersama Sat Lantas Polresta menunjukkan bahwa di simpang gereja Tebeng, kami belum dapat memasang traffic light. Hal ini disebabkan oleh ukuran jalan yang sempit, terutama di jalur samping gereja," jelas Hendri.

Di sisi lain, Hendri juga menyampaikan bahwa simpang Timur Indah memiliki potensi untuk dipasang lampu merah. Namun, realisasi pemasangan tersebut masih terhambat oleh keterbatasan anggaran. "Untuk simpang Timur Indah, kami memang berencana untuk memasang traffic light, tetapi hingga saat ini kami belum mendapatkan anggaran yang diperlukan. Kami berharap ini bisa dianggarkan dalam APBD 2025 mendatang," tambahnya.

Kondisi lalu lintas yang tidak teratur dan risiko kecelakaan di persimpangan yang tidak dilengkapi lampu merah menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Hendri berharap, ke depannya, dengan adanya perencanaan dan anggaran yang lebih baik, keselamatan di jalan raya dapat terjaga. Langkah-langkah proaktif seperti ini penting untuk mencegah kecelakaan dan meminimalkan kemacetan di kota yang terus berkembang ini.

Pemasangan lampu merah di persimpangan yang strategis diharapkan dapat meningkatkan keselamatan bagi pengendara dan pejalan kaki. Masyarakat diharapkan untuk bersabar dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik demi kelancaran lalu lintas di Kota Bengkulu.

Pewarta: Amg

Editing : Adi Saputra