TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengambil langkah konkret untuk memastikan keberlanjutan pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan pihak swasta, yakni PT BIO atau PT SIL, terkait dukungan dana hibah untuk proyek rumah ibadah kebanggaan masyarakat Bengkulu Tengah tersebut.
Penandatanganan MoU berlangsung pada Kamis (22/1/2026) dan dilakukan langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, bersama Direktur Utama PT BIO, Haji Sunarto. Kesepakatan ini menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan berbasis kolaborasi dan kepedulian sosial.
Bupati Rachmat Riyanto menjelaskan bahwa dana hibah yang diberikan oleh PT BIO akan difokuskan sepenuhnya untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah. Menurutnya, dana tersebut akan disalurkan secara resmi dan transparan melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui MoU ini, insyaallah PT BIO memberikan dukungan pendanaan untuk pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah. Dana hibah tersebut akan masuk langsung ke APBD, sehingga pengelolaannya jelas dan sesuai aturan,” ujar Rachmat Riyanto saat diwawancarai usai penandatanganan kesepakatan.
Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi angin segar bagi pemerintah daerah, mengingat pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah merupakan proyek strategis yang memerlukan dukungan pendanaan berkelanjutan. Dengan adanya bantuan dari pihak swasta, pemerintah optimistis pembangunan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada tahun 2026.
“Alhamdulillah, kemarin saya langsung menandatangani MoU tersebut. Kita berharap kerja sama ini dapat memastikan pembangunan Masjid Agung tetap berjalan lancar dan tidak terhambat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bengkulu Tengah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Utama PT BIO, Haji Sunarto, beserta seluruh jajaran perusahaan atas kepedulian yang diberikan. Ia menilai kontribusi tersebut sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Haji Sunarto dan jajaran PT BIO. Terima kasih juga karena telah menerima kami dengan baik di kantor PT BIO di Jakarta,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rachmat Riyanto menegaskan bahwa pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Bengkulu Tengah.
Ia pun mengajak para pengusaha lainnya untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan Masjid Agung tersebut, baik melalui dukungan dana, material, maupun bentuk bantuan lainnya.
“Saya berharap para pengusaha yang ada dan berusaha di Bengkulu Tengah dapat ikut ambil bagian. Mari bersama-sama kita bangun Masjid Agung Bengkulu Tengah ini,” ajaknya.
Menurut Bupati, Masjid Agung Bengkulu Tengah nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang dapat mempererat persatuan umat serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat.
“Pembangunan Masjid Agung ini membutuhkan uluran tangan dari semua pihak, baik pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat. Insyaallah, dengan niat yang tulus dan kebersamaan, kita akan memiliki Masjid Agung yang dapat menjadi kebanggaan dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Bengkulu Tengah,” tutupnya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra