Skip to main content

Pemkab Bengkulu Tengah Perkuat Pembangunan Berbasis Data melalui Pencanangan Desa Cantik 2026

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mencanangkan tiga Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk memperkuat pembangunan berbasis data dan meningkatkan kualitas perencanaan desa.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dalam memperkuat pembangunan berbasis data kembali ditegaskan melalui pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), pengukuhan agen statistik, serta peluncuran publikasi resmi daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Taba Penanjung, Selasa (7/4/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP.

Dalam kegiatan tersebut, tiga desa resmi ditetapkan sebagai Desa Cantik Tahun 2026, yakni Desa Rindu Hati, Desa Tanjung Heran, dan Desa Tanah Lebar. Program ini menjadi salah satu strategi penting pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan data di tingkat desa sebagai dasar utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu Ir. Win Rizal, M.E., Kepala BPS Bengkulu Tengah Cornelius, S.S., M.M., Asisten III Setda Bengkulu Tengah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Kepala Dinas Kominfotik selaku Wali Data, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai sumber utama data pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui program Desa Cantik berupaya meningkatkan kapasitas aparatur desa agar mampu mengelola dan memanfaatkan data secara optimal.

Menurutnya, desa tidak hanya berfungsi sebagai objek pembangunan, tetapi juga harus menjadi subjek yang mampu menyediakan dan mengolah data secara mandiri. Dengan demikian, setiap program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Desa adalah sumber data yang sangat penting. Melalui program ini, kita ingin memastikan aparatur desa memiliki kemampuan dalam mengelola dan menyajikan data yang berkualitas, sehingga dapat digunakan untuk merencanakan pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap ke depan seluruh desa di Bengkulu Tengah mampu menghasilkan data yang tertata dengan baik, akurat, serta mudah diakses. Data tersebut nantinya menjadi fondasi dalam penyusunan berbagai program pembangunan daerah yang lebih efektif dan efisien.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta pemerintah desa dalam membangun ekosistem data yang kuat. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kemandirian data hingga ke tingkat desa.

Bupati turut menyinggung keberhasilan Desa Nakau yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional pada tahun 2025 lalu. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Bengkulu Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data.

“Ke depan, kita ingin lebih banyak desa yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Dengan data yang baik, kita bisa menunjukkan potensi desa sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan,” tambahnya.

Dalam era modern saat ini, lanjut Bupati, pembangunan desa tidak lagi cukup hanya mengandalkan potensi lokal dan semangat gotong royong. Namun, juga harus didukung oleh data yang valid, terintegrasi, dan transparan agar setiap kebijakan benar-benar berbasis bukti.

Selain pencanangan Desa Cantik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan agen statistik. Agen statistik diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi data serta memperkuat sistem pengelolaan data di lingkungan pemerintahan, baik di tingkat desa maupun perangkat daerah.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah juga meluncurkan publikasi resmi daerah sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Publikasi ini diharapkan mampu menyediakan data statistik yang akurat dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat umum.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya sadar data. Upaya ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, serta berbasis bukti.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Bengkulu Tengah optimistis mampu melahirkan desa-desa yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan, tetapi juga mandiri dalam pengelolaan data. Langkah ini diharapkan dapat membawa daerah tersebut menuju pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra