Skip to main content

Pemkot Bengkulu Garap 161 Titik Jalan, Warga Perumahan Diminta Bersabar

Foto: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meninjau pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah wilayah sebagai bagian dari program pembenahan 161 ruas atau titik jalan pada 2026. Sumber: Pemerintah Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan guna menunjang mobilitas masyarakat dan mengimbangi perkembangan kawasan permukiman. Pada 2026, sebanyak 161 ruas atau titik jalan masuk dalam program pembangunan dan perbaikan yang dikerjakan secara bertahap.

Program tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Bengkulu untuk meningkatkan kualitas akses transportasi, terutama di lingkungan perumahan yang mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengatakan pengerjaan infrastruktur jalan saat ini masih berlangsung di sejumlah lokasi. Beberapa di antaranya berada di kawasan perumahan yang terletak di tengah kota dan masih membutuhkan penyelesaian pekerjaan.

Menurutnya, luasnya kebutuhan pembangunan membuat pemerintah harus mengatur pelaksanaan program berdasarkan tahapan pengerjaan. Karena itu, tidak semua ruas jalan dapat diselesaikan secara bersamaan.

“ Tahun ini kita ada kurang lebih 161 link jalan dan sekarang sedang proses pembangunan di perumahan di tengah kota. Beberapa memang belum tuntas karena kota ini bergeraknya luar biasa, perumahan tumbuh juga luar biasa,” ujar Dedy.

Perkembangan Kota Bengkulu yang terus bergerak dinamis menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan infrastruktur dasar. Bertambahnya kawasan hunian membuat permintaan terhadap jalan yang layak semakin besar, baik untuk menunjang aktivitas warga maupun memperlancar akses kendaraan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan pertumbuhan permukiman.

Jalan yang memadai memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat. Selain mempermudah perjalanan menuju tempat kerja, sekolah, dan pusat pelayanan publik, infrastruktur yang baik juga membantu meningkatkan kenyamanan warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Karena itu, pembangunan jalan tidak hanya diarahkan pada kawasan utama, tetapi juga mencakup sejumlah lingkungan perumahan yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas.

Pemkot Bengkulu berupaya melaksanakan program tersebut secara berkelanjutan agar kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah dapat ditangani sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Dedy memahami bahwa masyarakat menginginkan jalan di lingkungan tempat tinggalnya segera diperbaiki. Namun, dengan banyaknya ruas yang masuk dalam program tahun ini, pelaksanaan pekerjaan membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap.

Ia meminta warga yang tinggal di kompleks perumahan dan belum mendapatkan pengerjaan jalan untuk tetap bersabar. Pemerintah, kata dia, akan melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan.

“Jadi kepada beberapa kompleks perumahan yang belum, sabar. Insyaallah kita akan lanjutkan,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan jalan di Kota Bengkulu tidak berhenti pada lokasi yang sedang dikerjakan saat ini. Ruas lain yang belum tersentuh program diharapkan dapat memperoleh penanganan melalui tahapan pembangunan berikutnya.

Pemerintah juga perlu menjaga agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan sehingga anggaran dan sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara optimal.

Untuk memastikan program berjalan, Dedy Wahyudi dalam sejumlah kesempatan turun langsung meninjau pembangunan dan perbaikan jalan di beberapa wilayah Kota Bengkulu.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur sekaligus memantau perkembangan pekerjaan yang sedang berlangsung. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung.

Keberadaan infrastruktur jalan yang layak diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mengurangi kendala akses di lingkungan permukiman, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ke depan, Pemkot Bengkulu menargetkan pembangunan dan perbaikan jalan dapat memberikan manfaat yang semakin luas. Pemerataan penanganan infrastruktur menjadi hal penting agar pertumbuhan kota turut diikuti peningkatan kualitas fasilitas publik.

Dengan program yang mencakup 161 ruas atau titik jalan pada 2026, pemerintah daerah berupaya menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan kawasan hunian yang terus meningkat.

Pemkot Bengkulu pun mengharapkan dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai penting agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kenyamanan serta kualitas hidup masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra