TEROPONG PUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar Bazar Pasar Murah pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu, Bentiring, ini menjadi salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program tersebut disiapkan untuk menjaga daya beli warga sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah. Melalui bazar ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus terbebani kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengatakan pasar murah merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok. Pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak agar masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih bersahabat.
Menurut Medy, Minggu (11/10/2026), kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor untuk mengantisipasi gejolak harga pangan yang berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga.
“Melalui sinergi kuat antara OPD, perbankan, ritel modern, dan UMKM, Pemkot Bengkulu optimistis laju inflasi dapat dikendalikan dengan baik,” ujar Medy.
Dalam pelaksanaan Bazar Pasar Murah, panitia menyiapkan beragam komoditas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sejumlah bahan pangan yang direncanakan tersedia meliputi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, serta daging ayam.
Selain itu, masyarakat juga dapat mencari kebutuhan bumbu dapur, seperti bawang merah dan bawang putih. Berbagai bahan pokok penting lainnya turut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Harga komoditas dalam kegiatan tersebut ditargetkan lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran. Upaya ini didukung skema subsidi serta pemangkasan rantai distribusi sehingga penyaluran barang dapat dilakukan dengan lebih efisien.
Kehadiran pasar murah diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama keluarga yang perlu mengatur pengeluaran secara cermat di tengah perubahan harga kebutuhan pokok.
Meski demikian, warga diimbau memperhatikan ketersediaan barang di lokasi karena jumlah komoditas yang dapat disalurkan bergantung pada persediaan panitia dan pemasok.
Penyelenggaraan bazar pasar murah tidak hanya berorientasi pada transaksi penjualan bahan pokok. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari koordinasi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan pangan.
Pemkot Bengkulu berupaya mengantisipasi kenaikan harga yang dapat muncul akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum tertentu, termasuk menjelang peringatan hari besar nasional.
Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga sejumlah komoditas berpotensi mengalami perubahan. Karena itu, intervensi melalui pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terkendali.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pemkot Bengkulu menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, pelaku ritel modern, UMKM, serta Bank Indonesia.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu turut dilibatkan dalam pelaksanaan program. Dukungan juga datang dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, serta Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kota Bengkulu.
Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kelancaran distribusi, ketersediaan komoditas, dan koordinasi pengendalian inflasi di tingkat daerah.
Menjelang pelaksanaan bazar, masyarakat Kota Bengkulu diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut dengan datang lebih awal ke lokasi kegiatan di halaman Kantor Wali Kota Bengkulu, Bentiring, pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Warga juga diminta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung agar proses pelayanan dan pendistribusian bahan pokok dapat berjalan lancar.
Pemkot Bengkulu berharap pasar murah ini menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau dan kerja sama lintas sektor, pemerintah berupaya menjaga kemampuan belanja warga sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya dirasakan saat bazar berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di Kota Bengkulu.
Dengan dukungan berbagai pihak, Bazar Pasar Murah diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat peran pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga pangan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra