TEROPONGPUBLIK.CO..ID >>><<<< Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Selama enam tahun berturut-turut, Pemkot Bengkulu berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tahun ini, optimisme tinggi kembali digaungkan untuk meraih opini serupa dari hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, usai mengikuti rapat Exit Meeting Pemeriksaan LKPD bersama Tim BPK di ruang rapat Hidayah II, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kelurahan Bentiring, pada Jumat (2/5/2025).
"Alhamdulillah, kita sudah enam tahun berturut-turut mendapatkan opini WTP. Tahun ini kami berharap bisa kembali meraih WTP untuk yang ketujuh kalinya. Beberapa catatan yang diberikan oleh BPK tentu akan segera kami tindaklanjuti," ujar Dedy.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Bengkulu siap menyelesaikan setiap temuan yang disampaikan oleh BPK. Dedy juga menjelaskan bahwa proses audit oleh BPK merupakan bagian penting dari sistem keuangan negara, dan setiap temuan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan keuangan di lingkungan pemerintah daerah.
"Sebagai lembaga negara, BPK memiliki kewenangan untuk memeriksa bagaimana anggaran negara digunakan. Dalam proses audit, wajar jika ditemukan beberapa catatan atau temuan. Namun yang terpenting adalah kami diberikan waktu untuk segera menyelesaikannya sesuai prosedur," tambahnya.
Sementara itu, salah satu anggota tim audit BPK, Antik Safitri, menyampaikan bahwa pemeriksaan terinci terhadap laporan keuangan Pemkot Bengkulu telah dilaksanakan selama 25 hari sejak 8 April 2025. Ia mengungkapkan bahwa mayoritas temuan yang didapat tidak bersifat signifikan dan masih dalam batas wajar.
"LHP akan kami serahkan pada 26 atau 27 Mei mendatang. Meski pemeriksaan telah selesai, kami tetap membutuhkan komunikasi yang intens, khususnya dengan BPKAD dan Inspektorat," ujar Antik.
Dalam rapat Exit Meeting tersebut, tim BPK juga menyerahkan buku catatan hasil pemeriksaan kepada Wali Kota sebagai bagian dari dokumentasi dan langkah tindak lanjut.
Hadir dalam pertemuan itu sejumlah pejabat eselon II Pemkot Bengkulu, antara lain Plt Sekda Tony Elfian, Inspektur Eka Rika Rino, Kadis PUPR Noprisman, Kadis Kesehatan Joni, Sekretaris DPRD Saipul Afandi, dan Kepala Bapenda Nurlia Dewi.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra