TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan gotong royong massal di kawasan Pantai Panjang Pasir Putih pada Minggu (25/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama jajaran pejabat struktural di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Asisten II Setda Kota Bengkulu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol kuat bahwa kebersihan dan penataan kawasan wisata merupakan agenda prioritas pemerintah kota.
Pantai Panjang Pasir Putih yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Bengkulu menjadi fokus utama kegiatan. Sejak pagi hari, para peserta gotong royong tampak membersihkan sampah plastik, ranting kayu, dan berbagai limbah lainnya yang tersebar di sepanjang garis pantai. Aktivitas ini tidak hanya melibatkan aparatur pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar dan komunitas peduli lingkungan.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan kawasan wisata tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Menurutnya, Pantai Panjang merupakan aset bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, pengunjung, dan warga sekitar.
“Pantai Panjang ini wajah Kota Bengkulu. Kalau bersih, nyaman, dan tertata, maka orang akan senang datang. Tapi kalau kotor dan semrawut, tentu citra kota kita juga ikut tercoreng. Karena itu, tanggung jawabnya harus kita pikul bersama,” ujar Dedy di sela kegiatan gotong royong.
Ia juga menyampaikan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membangun kesadaran kolektif. Dengan keterlibatan langsung pimpinan daerah, diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata.
Lebih lanjut, Dedy Wahyudi menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin dan berkelanjutan. Selain membersihkan kawasan pantai, Pemkot juga akan melakukan penataan fasilitas umum, pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat dan pengunjung.
“Pariwisata tidak hanya soal keindahan alam, tetapi juga soal kenyamanan dan kebersihan. Kalau kita ingin sektor pariwisata berkembang, maka lingkungan harus dijaga. Ini investasi jangka panjang untuk kota kita,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu menambahkan bahwa Pantai Panjang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata andalan. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang baik dan partisipasi aktif masyarakat.
Menurutnya, kebersihan pantai akan berdampak langsung pada minat wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata.
Kegiatan gotong royong ini pun mendapat respons positif dari warga sekitar. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara konsisten, sehingga Pantai Panjang Pasir Putih tetap terjaga kebersihannya dan semakin diminati sebagai tujuan wisata.
Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya saing. Pantai Panjang bukan hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan pariwisata Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra