Skip to main content

Pemkot Kotamobagu Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan dan Dorong UMKM Lokal

Wali Kota Kotamobagu bersama jajaran Forkopimda dan masyarakat menghadiri kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 yang digelar di Alun-alun Lapangan Boki Hotinimbang sebagai upaya mempererat kebersamaan serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menyiapkan fasilitas nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan nobar dijadwalkan mulai berlangsung pada dini hari Sabtu dan dipusatkan di sejumlah titik yang telah dipersiapkan pemerintah. Salah satu lokasi utama berada di Alun-alun Lapangan Boki Hotinimbang, yang diproyeksikan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat untuk menyaksikan pertandingan sepak bola bergengsi tingkat dunia tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu, Fahri Damopolii, menjelaskan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat melalui surat dari Menteri Dalam Negeri. Arahan tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati masyarakat melalui momentum olahraga internasional.

Menurut Fahri, olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin menghadirkan suasana yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan bagi warga yang ingin menikmati pertandingan secara bersama-sama.

"Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antara pemerintah dan warga. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik," ujarnya.

Rencananya, Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga akan hadir dan berbaur dengan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Kehadiran unsur pimpinan daerah diharapkan mampu memperkuat komunikasi sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menegaskan bahwa nobar Piala Dunia bukan sekadar agenda menonton pertandingan sepak bola. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, persatuan, dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh warga Kotamobagu untuk hadir dan ikut memeriahkan acara dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, serta menghormati sesama penonton agar suasana tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.

Selain aspek sosial, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap dampak ekonomi yang dapat tercipta dari kegiatan tersebut. Pelaku UMKM akan diberikan ruang untuk berjualan di sekitar lokasi nobar sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai produk kuliner maupun usaha lokal lainnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Kehadiran ribuan masyarakat di lokasi nobar diperkirakan akan memberikan peluang usaha yang cukup besar bagi para pedagang.

"Pemerintah ingin kegiatan ini memberikan manfaat yang luas. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka kesempatan ekonomi bagi para pelaku UMKM," kata Sahaya.

Pemkot Kotamobagu juga mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas umum menjadi bagian penting agar kegiatan berlangsung tertib dan nyaman hingga selesai.

Selain itu, masyarakat diharapkan menjaga sikap sportivitas selama menyaksikan pertandingan. Semangat mendukung tim favorit hendaknya tetap dibarengi dengan rasa saling menghormati serta menjaga persaudaraan.

Melalui penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap dapat menciptakan ruang interaksi yang positif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh bahwa sebuah agenda olahraga mampu memberikan manfaat sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas UMKM dan sektor usaha masyarakat.

Dengan sinergi seluruh pihak, nobar Piala Dunia di Kotamobagu diharapkan berlangsung aman, meriah, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh masyarakat.

Pewarta : Gusman 

Editing : Adi Saputra