Skip to main content

Permohonan Maaf Pelaku Usaha, Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Wisata

Permohonan Maaf Pelaku Usaha, Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Wisata

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan dan citra positif kawasan wisata Pantai Panjang setelah muncul keluhan masyarakat terkait pelayanan yang dinilai kurang ramah. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan sektor pariwisata tetap kondusif dan ramah bagi seluruh pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina, menyampaikan bahwa kualitas pelayanan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan wisatawan. Menurutnya, keramahan, komunikasi yang baik, serta sikap menghargai pengunjung harus menjadi standar bagi seluruh pelaku usaha di kawasan Pantai Panjang.

“Citra Pantai Panjang sangat bergantung pada bagaimana wisatawan dilayani. Kami menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang santun dan profesional agar setiap pengunjung merasa nyaman, aman, dan tidak terintimidasi oleh pelayanan yang kurang baik,” tegas Nina.

Ia menjelaskan bahwa Pantai Panjang merupakan ikon pariwisata Kota Bengkulu yang kerap menjadi tujuan utama wisatawan lokal maupun luar daerah. Oleh karena itu, setiap kejadian yang berpotensi merusak citra kawasan wisata harus segera ditangani secara cepat dan tegas.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian yang sempat menimbulkan keresahan, salah satu pelaku usaha, Suhartini, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bengkulu dan para pengunjung yang terdampak. Permohonan maaf tersebut disampaikan di hadapan pihak terkait sebagai bentuk pengakuan dan itikad baik untuk memperbaiki diri.

Tidak hanya menyampaikan permohonan maaf secara lisan, Suhartini juga menandatangani surat pernyataan bermaterai. Surat tersebut berisi komitmen tertulis untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga etika dalam berinteraksi dengan pengunjung, serta berjanji tidak akan mengulangi kejadian serupa di masa mendatang.

Langkah ini diapresiasi oleh Pemerintah Kota Bengkulu sebagai wujud keseriusan pelaku usaha dalam mendukung kemajuan pariwisata daerah. Nina menegaskan bahwa Pemkot tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi juga akan terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap aktivitas usaha di kawasan wisata.

“Kami ingin Pantai Panjang menjadi destinasi yang nyaman, ramah, dan berkesan. Semua pihak harus berperan, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pemkot Bengkulu berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama agar ke depan tidak terulang kembali. Dengan adanya komitmen perbaikan pelayanan, diharapkan kepercayaan wisatawan tetap terjaga dan sektor pariwisata Kota Bengkulu terus berkembang.

Langkah cepat yang diambil Pemkot Bengkulu ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas sektor pariwisata, terutama dalam menyambut kunjungan wisatawan ke kawasan ikonik Pantai Panjang. Pemerintah pun mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjadikan keramahan dan kenyamanan sebagai prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada setiap pengunjung.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra