TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 tingkat Provinsi Bengkulu resmi dilaksanakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, di Balai Raya Semarak, Jumat (13/12). Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Provinsi Bengkulu, termasuk Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi.
Acara ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Bengkulu, Astera Primanto Bhakti, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bengkulu, Mohammad Arief Brata, serta sejumlah pejabat instansi vertikal dan para pemangku kepentingan lainnya. Penyerahan ini merupakan tindak lanjut dari prosesi serupa di tingkat nasional yang sebelumnya diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia pada Selasa (10/12) di Istana Negara, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan Katalog Elektronik versi 6.0. Diharapkan, inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi serta transparansi dalam pengelolaan belanja negara. Dengan teknologi ini, proses administrasi belanja diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan akuntabel.
Sebagai informasi, DIPA dan Buku Alokasi TKD merupakan dokumen utama dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dokumen ini menjadi dasar hukum bagi pelaksanaan belanja negara baik oleh kementerian/lembaga maupun oleh pemerintah daerah. Untuk tahun anggaran 2025, seluruh proses penyusunan DIPA dan Buku Alokasi TKD telah dilakukan secara digital. Digitalisasi ini berhasil menyederhanakan alur pengesahan DIPA yang sebelumnya terdiri dari 12 tahapan manual menjadi hanya 4 tahapan melalui penggunaan aplikasi SAKTI.
Dalam sambutannya, Rosjonsyah menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan belanja negara sesuai dengan prioritas pembangunan nasional. "Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menggunakan dana ini dengan sebaik-baiknya demi mendukung program-program strategis yang telah direncanakan," ujar Rosjonsyah.
Beberapa program unggulan yang akan dibiayai melalui alokasi belanja pemerintah pusat pada tahun 2025 di antaranya adalah renovasi sekolah, pembangunan sekolah unggulan terintegrasi, penyediaan makanan bergizi gratis, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pengembangan lumbung pangan di tingkat nasional, daerah, dan desa. Program-program ini diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Melalui acara penyerahan ini, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bengkulu diingatkan untuk memprioritaskan tata kelola yang baik dalam penggunaan dana APBN. Harapannya, belanja negara tidak hanya terlaksana secara tepat waktu tetapi juga tepat guna, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bengkulu.
Pewarta : amg
Editing : Adi Saputra