Skip to main content

Polda Bengkulu Gelar GEMPAR di Pantai Zakat, Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Wisata

Polda Bengkulu bersama Forkopimda dan masyarakat menggelar aksi bersih pantai melalui program GEMPAR di Pantai Zakat. Kegiatan ini mendorong kesadaran menjaga kebersihan kawasan wisata.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menginisiasi gerakan peduli lingkungan melalui kegiatan bertajuk Gerakan Membersihkan Pantai Ramai-Ramai (GEMPAR) yang dipusatkan di kawasan Pantai Zakat, Selasa (31/3/2026). Aksi gotong royong ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, aparat TNI, hingga masyarakat umum dan pengemudi ojek online.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu, Mardiyono, Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P. L. Tobing, Kapolresta Bengkulu, Rahmad Hidayat, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya yang turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih tersebut.

Kapolda Bengkulu Mardiyono menjelaskan bahwa kegiatan GEMPAR merupakan bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di kawasan pantai, tetapi juga menyasar berbagai titik lainnya di wilayah Bengkulu. “Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi, termasuk pasar, kawasan perkotaan, hingga wilayah kabupaten. Total ada puluhan titik yang menjadi sasaran kegiatan kebersihan ini,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat semata. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Tanpa keterlibatan masyarakat, kegiatan seperti ini tidak akan memberikan dampak jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P. L. Tobing mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan kawasan wisata, khususnya Pantai Zakat yang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat.

Ia menyebut, keterlibatan langsung para pimpinan daerah dan unsur Forkopimda menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi pengunjung.

“Ini bentuk kolaborasi yang sangat baik. Semua pihak turun langsung ke lapangan, mulai dari Kapolda, TNI, hingga pemerintah daerah. Harapannya, Pantai Zakat tetap terjaga kebersihannya dan semakin diminati wisatawan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan berbagai jenis sampah yang berserakan di sepanjang pantai, termasuk limbah yang berpotensi membahayakan pengunjung. Salah satu yang menjadi perhatian adalah banyaknya lidi bekas tusuk sate dan tusuk bakso yang tercecer di area pasir pantai.

Menurut Ronny, sampah jenis tersebut cukup berisiko karena dapat melukai kaki pengunjung, terutama anak-anak yang bermain tanpa alas kaki di kawasan pantai.

“Ini menjadi perhatian serius. Lidi-lidi bekas tusuk makanan ini sangat berbahaya jika terinjak. Kami mengimbau pedagang untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampahnya,” tegasnya.

Ia juga mengajak para pedagang di sekitar kawasan wisata untuk menyediakan tempat sampah sederhana, seperti kantong plastik, guna menampung limbah hasil aktivitas jual beli. Selain itu, kesadaran pengunjung juga dinilai penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan GEMPAR, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, terutama di kawasan wisata yang menjadi wajah daerah. Kebersihan yang terjaga tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung perekonomian lokal.

Polda Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menggalakkan kegiatan serupa secara berkelanjutan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari.

Pewarta : Iksanuddin

Editing : Adi Saputrra