TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Dr. Rahmadianti, Kepala BLUD UPT Puskesmas Curup, menyatakan keyakinannya bahwa Puskesmas tersebut memiliki potensi besar untuk memperoleh akreditasi paripurna dalam penilaian yang sedang dilakukan oleh tim surveyor dari LPAPKP. Dalam menyambut kunjungan tim tersebut, dr. Rahmadianti bersama dengan top management Puskesmas menyatakan komitmen mereka untuk memenuhi semua kriteria penilaian yang ditetapkan.
Puskesmas Curup, dengan jumlah penduduk mencapai 33.942 jiwa yang tersebar di 11 kelurahan, memiliki luas wilayah 43,92 hektare. Dengan dukungan 43 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 4 tenaga kontrak, dan 19 Tenaga Kerja Sukarela (TKS), termasuk 2 dokter, Puskesmas ini telah melakukan upaya besar dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut dr. Rahmadianti, Puskesmas Curup memiliki dua pola layanan utama. Pertama, layanan di dalam gedung meliputi ruang pelayanan umum, gigi, lansia, ibu, anak, triase, gawat darurat, pendaftaran pasien, laboratorium, apotek, ruang ramah anak, konsultasi gizi, promosi kesehatan, sanitasi, serta ruang pelayanan ultrasonografi (USG). Di luar gedung, Puskesmas juga memberikan layanan melalui Posyandu, Posbindu Lansia, dan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM).
Rahmadianti juga menyoroti tiga inovasi yang tengah dikembangkan oleh Puskesmas Curup, seperti Sigercep untuk deteksi faktor risiko PTM, Kolase Pro Ginting untuk kolaborasi lintas program dalam pencegahan stunting, dan One Stop Service untuk Lansia dan disabilitas.
Menyambut proses akreditasi ini, Kadis Kesehatan Rejang Lebong, Rephi Meido Satria, menyatakan harapannya bahwa Puskesmas dapat memberikan informasi yang akurat sebagai bagian dari validasi proses yang dilakukan. Dia berharap akreditasi ini akan membawa manfaat dalam meningkatkan kualitas layanan Puskesmas.
Ketua tim surveyor akreditasi, dr. Yanrizal, SKM, MKM, menjelaskan bahwa selama tiga hari pemeriksaan, tim akan mengevaluasi standar kualitas pelayanan kesehatan, menelaah dokumen, serta melakukan pengamatan terhadap proses pelayanan dan fasilitas yang memastikan kesehatan para pengunjung. Penilaian ini akan menjadi dasar untuk menentukan apakah Puskesmas Curup layak memperoleh akreditasi paripurna atau tidak, sebagai pengakuan atas mutu pelayanan yang diberikan dan inovasi yang telah diimplementasikan.
Akreditasi ini diharapkan tidak hanya menjadi cap prestasi, namun juga sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang dilayani oleh Puskesmas Curup.
Pewarta :Gunawan
Editing : Adi Saputra