TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Bengkulu memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, tetap beroperasi dan siap memberikan pelayanan terbaik, meskipun terdapat penyesuaian jam kerja.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Neli Hartati, menegaskan bahwa perubahan jadwal operasional selama Ramadan merupakan hal yang wajar dan telah diatur sedemikian rupa agar tidak mengurangi mutu layanan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir atau menunda pemeriksaan kesehatan hanya karena sedang menjalankan ibadah puasa.
“Penyesuaian jam pelayanan memang diberlakukan selama Ramadan, namun kami pastikan akses dan kualitas pelayanan tetap maksimal. Tenaga kesehatan tetap siaga dan memberikan pelayanan sesuai standar,” ujar Neli.
Ia menjelaskan, seluruh puskesmas di wilayah Kota Bengkulu tetap membuka layanan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan selama Ramadan. Jam operasional disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, namun pelayanan dasar seperti pemeriksaan umum, layanan ibu dan anak, imunisasi, hingga pengobatan rutin tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Sementara itu, untuk pelayanan yang bersifat darurat, Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sejumlah rumah sakit di Kota Bengkulu tetap beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat yang mengalami kondisi kegawatdaruratan dapat segera memperoleh penanganan medis yang cepat dan tepat.
Selain kesiapan IGD, Dinas Kesehatan juga memastikan armada ambulans tetap siaga selama Ramadan. Sistem rujukan antar fasilitas kesehatan pun tetap berjalan normal guna mendukung penanganan pasien yang membutuhkan layanan lanjutan. Koordinasi antar tenaga medis dan manajemen fasilitas kesehatan terus diperkuat agar pelayanan tetap responsif di tengah suasana ibadah puasa.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Pemerintah daerah menyadari bahwa kebutuhan layanan medis tidak mengenal waktu, termasuk saat bulan Ramadan. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan menjadi prioritas agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu juga mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Perubahan pola makan dan jam istirahat berpotensi memengaruhi kesehatan apabila tidak dikelola dengan baik.
Neli mengimbau agar masyarakat mengonsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka. Asupan karbohidrat, protein, sayur, serta buah perlu diperhatikan untuk menjaga stamina. Selain itu, kebutuhan cairan tubuh juga harus tercukupi dengan minum air putih yang cukup di antara waktu berbuka hingga sahur.
Ia juga menyarankan masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas fisik berlebihan di siang hari, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Istirahat yang cukup menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah.
“Jika ada keluhan kesehatan, jangan menunggu hingga kondisi memburuk. Segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat agar dapat ditangani lebih cepat,” tambahnya.
Dinas Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pola hidup bersih dan sehat dinilai sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit, terutama di tengah meningkatnya aktivitas sosial selama Ramadan, seperti buka puasa bersama dan kegiatan keagamaan lainnya.
Dengan kesiapan fasilitas kesehatan yang tetap optimal serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman. Pelayanan kesehatan yang tetap siaga diharapkan menjadi jaminan bahwa setiap kebutuhan medis masyarakat dapat terpenuhi kapan pun dibutuhkan.
Melalui komitmen ini, Pemkot Bengkulu ingin memastikan bahwa bulan Ramadan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh hak dasar di bidang kesehatan. Sebaliknya, momentum ini diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menjaga kesehatan demi mewujudkan masyarakat Kota Bengkulu yang lebih sehat dan sejahtera.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra