Skip to main content

Satpol PP Bergerak Cepat Atasi Banjir di Pasar Panorama

Satpol PP Bergerak Cepat Atasi Banjir di Pasar Panorama

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu menyebabkan Pasar Panorama terendam banjir, Senin(2/2/2026). Genangan air terjadi hampir di seluruh kawasan pasar, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini mengganggu aktivitas jual beli dan membuat sejumlah pedagang serta pengunjung kesulitan beraktivitas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir dipicu oleh tersumbatnya saluran drainase dan selokan akibat tumpukan sampah. Air hujan yang seharusnya mengalir dengan lancar justru meluap ke badan jalan dan area pasar karena saluran tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Sampah plastik, sisa kemasan, hingga limbah rumah tangga terlihat menumpuk di sejumlah titik drainase.

Akibat genangan tersebut, beberapa pedagang terpaksa menutup lapaknya lebih awal. Barang dagangan yang berada di bagian bawah kios terancam rusak karena terendam air. Menanggapi kondisi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Petugas langsung turun ke lokasi untuk membersihkan selokan yang tersumbat sampah. Proses pembersihan tidak berjalan mudah karena sampah yang menumpuk cukup padat dan sudah mengeras.

Dalam upaya mengatasi banjir, petugas bahkan harus membongkar dan menghancurkan sebagian coran penutup selokan agar sampah dapat dikeluarkan dan aliran air kembali normal. Langkah ini dilakukan demi mempercepat surutnya genangan air dan mencegah banjir semakin meluas ke area pasar lainnya.

“Petugas kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Kondisi drainase memang tersumbat parah oleh sampah, sehingga perlu tindakan ekstra,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Situmorang.

Berkat upaya cepat tersebut, genangan air berangsur surut dalam waktu relatif singkat. Aktivitas pasar perlahan kembali normal, meski sebagian area masih terlihat basah dan berlumpur. Petugas Satpol PP juga memastikan tidak ada genangan lanjutan yang berpotensi menimbulkan masalah baru.

Sahat Situmorang mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Panorama agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam selokan, menjadi penyebab utama terjadinya banjir.

“Kami mengimbau para pedagang dan masyarakat agar tidak membuang sampah ke selokan. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. Kalau semua patuh, banjir seperti ini bisa kita cegah bersama,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang. Selain penanganan darurat, diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan drainase demi menciptakan lingkungan pasar yang aman, nyaman, dan bebas banjir.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra