Skip to main content

SPLU Hadir di Belungguk Point, Pemkot Bengkulu Dorong UMKM Naik Kelas

Petugas PLN bersama jajaran Pemerintah Kota Bengkulu melakukan pemasangan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di kawasan Belungguk Point, Selasa (18/8/2026). Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung aktivitas pelaku UMKM sekaligus meningkatkan kenyamanan kawasan kuliner dan wisata.

TEROPONGPUBLIK.CI.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kali ini, perhatian diarahkan pada penyediaan fasilitas pendukung bagi pelaku usaha di kawasan Belungguk Point.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu bersama PT PLN (Persero) UP3 Bengkulu dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Fasilitas tersebut mulai dipasang di kawasan Belungguk Point pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Kehadiran SPLU menjadi bagian dari penataan kawasan yang selama ini berkembang sebagai salah satu ruang aktivitas kuliner dan UMKM di Kota Bengkulu. Fasilitas kelistrikan itu diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap kegiatan para pedagang sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang datang berkunjung.

Kebutuhan listrik menjadi salah satu unsur penting dalam menunjang kegiatan usaha, terutama bagi pelaku UMKM yang bergerak di sektor kuliner. Penggunaan peralatan seperti penerangan, perangkat elektronik, hingga perlengkapan penunjang usaha membutuhkan sumber listrik yang aman dan sesuai ketentuan.

Melalui pemasangan SPLU, para pelaku usaha di Belungguk Point diharapkan memperoleh akses terhadap fasilitas listrik yang lebih tertib. Kehadiran fasilitas tersebut juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap sambungan listrik yang tidak sesuai peruntukan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Neliawati, mengatakan penyediaan SPLU merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pelaku UMKM. Menurutnya, fasilitas pendukung yang memadai sangat diperlukan agar kawasan usaha dapat berkembang secara lebih teratur.

“Pemasangan SPLU ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas pendukung yang lebih representatif bagi aktivitas UMKM di kawasan Belungguk Point,” kata Neliawati.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas listrik tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pedagang. Infrastruktur itu juga diharapkan membuat kawasan menjadi lebih nyaman, modern, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat.

Pengembangan Belungguk Point tidak hanya diarahkan sebagai tempat berjualan. Pemerintah Kota Bengkulu ingin kawasan tersebut memiliki fungsi yang lebih luas sebagai ruang ekonomi masyarakat sekaligus destinasi yang mampu menarik pengunjung.

Dengan dukungan fasilitas dasar yang semakin baik, pelaku UMKM memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengembangkan kegiatan usaha mereka. Lingkungan yang tertata juga dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

Pemasangan SPLU menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat citra Belungguk Point sebagai kawasan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dengan konsep yang lebih tertata.

Selain Dinas Koperasi dan UKM serta PLN, proses pemasangan fasilitas turut mendapat pendampingan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Kolaborasi Pemerintah Kota Bengkulu dengan PLN menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan usaha yang lebih mendukung. Pemerintah berperan dalam mendorong pemberdayaan pelaku UMKM, sementara dukungan sektor kelistrikan menjadi bagian penting dari pembangunan fasilitas kawasan.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada pemasangan SPLU. Pengembangan kawasan juga membutuhkan pengelolaan kebersihan, keamanan, penataan pedagang, promosi, serta peningkatan kualitas produk UMKM.

Belungguk Point pun diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra aktivitas ekonomi masyarakat yang produktif. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, kawasan tersebut berpotensi menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus lokasi pemasaran berbagai produk lokal.

Pemerintah Kota Bengkulu menilai penguatan fasilitas publik dan infrastruktur pendukung merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif. Ketika kebutuhan dasar pelaku usaha terpenuhi, kesempatan UMKM untuk berkembang juga semakin terbuka.

Langkah tersebut pada akhirnya diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah. UMKM yang semakin kuat dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik kawasan perkotaan.

Dengan hadirnya SPLU di Belungguk Point, kolaborasi pemerintah dan PLN kembali menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya berbicara mengenai modal dan pemasaran. Penyediaan infrastruktur yang aman, legal, dan sesuai kebutuhan juga menjadi bagian penting dalam membangun kawasan usaha yang nyaman dan berkelanjutan.

Editing : Amg

Editing : Adi Saputra