TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri takziah malam ketiga atas wafatnya Dahlan bin H. Zainu, warga Jalan Adam Malik 5, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Jumat malam (25/9/2026).
Kehadiran Dedy Wahyudi menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bengkulu terhadap keluarga yang sedang berduka. Selain menyampaikan belasungkawa, Wali Kota juga turut mendoakan almarhum bersama keluarga dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan takziah tersebut.
Dalam suasana penuh duka, Dedy menyampaikan rasa kehilangan atas berpulangnya Dahlan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi kepergian salah satu anggota keluarganya.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga seluruh amal ibadahnya diterima, segala kekhilafan dan dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian doa yang disampaikan Dedy dalam kesempatan tersebut.
Menurutnya, momentum takziah bukan hanya menjadi ruang untuk menyampaikan rasa belasungkawa, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah warga diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi keluarga yang sedang menghadapi masa kehilangan.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga memberikan dukungan administratif kepada keluarga almarhum melalui penyerahan dokumen layanan 4 in 1.
Dokumen tersebut mencakup empat administrasi penting, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kematian, dan dokumen Taspen.
Program layanan administrasi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mempermudah masyarakat menyelesaikan dokumen kependudukan setelah adanya peristiwa kematian anggota keluarga.
Dengan adanya dokumen yang diserahkan secara langsung, keluarga tidak perlu menghadapi proses administrasi yang berulang untuk mendapatkan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan status kependudukan dan hak administratif almarhum.
Penyerahan dokumen 4 in 1 juga menunjukkan bahwa pelayanan pemerintah tidak berhenti pada urusan pemerintahan di kantor. Pemerintah Kota Bengkulu berupaya menghadirkan layanan hingga ke lingkungan masyarakat, termasuk ketika warga sedang menghadapi kondisi kedukaan.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, penyelesaian administrasi setelah kematian merupakan hal penting. Selain berkaitan dengan pembaruan data kependudukan, dokumen tersebut dapat diperlukan untuk berbagai keperluan administratif keluarga maupun pengurusan hak-hak yang masih melekat pada almarhum.
Dedy Wahyudi mengatakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat harus diwujudkan melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Kehadiran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk takziah, menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak hanya hadir ketika menjalankan program pembangunan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan.
Bagi keluarga Dahlan, kedatangan Wali Kota Bengkulu sekaligus penyerahan dokumen 4 in 1 diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka di tengah suasana duka.
Takziah malam ketiga tersebut berlangsung dengan suasana khidmat. Keluarga, kerabat, serta masyarakat sekitar berkumpul untuk memanjatkan doa bagi almarhum.
Pemkot Bengkulu berharap seluruh proses administrasi keluarga dapat berjalan lancar. Di sisi lain, doa terbaik terus dipanjatkan agar almarhum Dahlan bin H. Zainu memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan hadir langsung di tengah warga.
.Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra