Skip to main content

TMMD ke-130 Kodim 0407/Bengkulu Resmi Dibuka, Fokus Bangun Jalan Pertanian dan Fasilitas Warga

Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah bersama jajaran TNI, Forkopimda, dan masyarakat dalam pembukaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Selasa (13/10/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0407/Kota Bengkulu resmi dimulai pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan sepak bola Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan hubungan antara TNI dan rakyat.

Pembukaan TMMD berlangsung melalui upacara yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, yang hadir mewakili Wali Kota Bengkulu. Agenda tersebut juga menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel gabungan yang akan menjalankan berbagai program selama pelaksanaan TMMD.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pemasangan pita tanda satuan tugas (satgas) dan penyerahan peralatan kerja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman 1.000 pohon bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu sebagai bagian dari rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Alex Periansyah menyampaikan penghargaan kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, TMMD merupakan bentuk kolaborasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan pembangunan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak cukup diukur dari jumlah pembangunan fisik yang diselesaikan. Lebih dari itu, program ini diharapkan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama, komunikasi, serta keterlibatan langsung masyarakat dalam proses pembangunan.

“Yang lebih kita harapkan lagi adalah tercapainya outcome, yaitu terjadinya kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Alex dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf M. Azhari, selaku Wakil Komandan Satgas TMMD ke-130, menjelaskan bahwa kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Salah satu sasaran fisik utama ialah pembukaan dan pengerasan jalan sentra pertanian sepanjang 2,9 kilometer dengan lebar tiga meter. Infrastruktur tersebut direncanakan menghubungkan kawasan pertanian di Kota Bengkulu dengan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pembangunan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik juga berpotensi membantu petani menghemat waktu dan tenaga ketika membawa hasil panen menuju pasar atau titik distribusi.

Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD akan merehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) beserta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Program lainnya mencakup pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi warga.

Dari sisi sosial, kegiatan turut diarahkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui penyaluran 100 paket sembako dan tambahan makanan bagi penderita stunting. Berbagai kegiatan nonfisik juga disiapkan, meliputi pelayanan kesehatan, posyandu, penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi hukum, serta sosialisasi bahaya narkoba.

Untuk melaksanakan seluruh agenda tersebut, sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari Yonif 144/Jaya Yudha, Denzipur 14/Ghana Badrika, TNI Angkatan Laut melalui Lanal, serta personel Polres Kota Bengkulu.

Menurut Letkol Inf M. Azhari, pelaksanaan program juga melibatkan partisipasi sekitar 250 warga setiap hari. Keterlibatan masyarakat diharapkan memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

Melalui TMMD ke-130, pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kandang Limun dan sekitarnya diharapkan berjalan sesuai target. Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi bagian penting dalam mendorong aksesibilitas, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat kebersamaan dalam pembangunan daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra