TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dunia pers Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tokoh pers sekaligus akademisi, Dr. Zacky Antony, S.H., M.H., resmi terpilih menjadi bagian dari kepengurusan **Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030. Hal itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam acara pengumuman struktur kepengurusan di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (15/9).
Dalam kesempatan itu, Munir didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Atal S. Depari. Berdasarkan daftar kepengurusan, Zacky dipercaya duduk di jajaran Dewan Kehormatan, bersama sejumlah nama besar pers nasional seperti Banjar Chairuddin, Diapari Sibatangkayu, Helmi Burman, Usman Kansong, serta Muhammad Syahrir dari Sumatera Utara.
Zacky menjadi satu-satunya tokoh pers asal Bengkulu yang masuk dalam kepengurusan PWI Pusat periode ini. Sebelumnya, pada hasil Kongres PWI di Bandung tahun 2023, ia juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi Hukum PWI Pusat. Rekam jejak panjangnya di dunia jurnalistik dan organisasi profesi menjadikan Zacky salah satu representasi penting pers daerah yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kepengurusan PWI Pusat periode baru ini dipimpin oleh Akhmad Munir sebagai Ketua Umum, didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang dan Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto. Beberapa posisi strategis lainnya ditempati tokoh-tokoh pers berpengalaman, antara lain Zulkifli Gani Ottoh sebagai Ketua Bidang Organisasi, Agus Sudibyo sebagai Ketua Bidang Pendidikan, serta Aat Surya Safaat yang kembali dipercaya sebagai Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW).Dalam sambutannya, Munir yang akrab disapa Cak Munir menyebut formasi kepengurusan kali ini sebagai “kabinet persatuan”. Menurutnya, tantangan media di era disrupsi membutuhkan sinergi kuat antarwartawan agar tetap berpegang pada prinsip Kode Etik Jurnalistik.
“Wartawan harus selalu menjunjung tinggi integritas. PWI hadir untuk mendampingi dan memperkuat komitmen itu. Dengan kepengurusan yang lebih solid, kami berharap PWI mampu membangun ekosistem pers nasional yang sehat, menghadirkan wartawan kompeten, dan menyajikan informasi yang akurat,” ujar Munir.
Selain Dewan Kehormatan, sejumlah tokoh pers nasional juga masuk dalam struktur penting PWI Pusat. Dewan Penasihat dipimpin oleh Suryopratomo, mantan Pemimpin Redaksi Kompas dan Metro TV yang kini menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Singapura. Posisi Wakil Ketua Dewan Penasihat ditempati Ilham Bintang, sedangkan jabatan Sekretaris dipegang oleh Sasongko Tedjo.
Keanggotaan Dewan Penasihat juga dihuni nama-nama besar seperti Karni Ilyas, Dahlan Iskan,Retno Pinasti, Kemal Effendi Gani, Asro Kamal Rokan , hingga Iman Brotoseno. Sementara itu, Dewan Pakar dipimpin oleh Dhimam Abror mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos dan Bola, dengan Nurjaman Mochtar sebagai Sekretaris.
Tokoh muda turut mendapat ruang, di antaranya Alfito Deannova (Pemimpin Redaksi Detik.com) dan Aiman Witjaksono yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Departemen Hukum dan HAM.
Dengan formasi kepengurusan yang berisi perpaduan pengalaman senior, keahlian profesional, dan semangat pembaruan dari generasi muda, PWI Pusat periode 2025–2030 diharapkan menjadi motor penggerak inovasi di tengah tantangan digitalisasi media.
Bagi Bengkulu, kehadiran Zacky Antony di kepengurusan pusat bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi pers daerah dalam percaturan jurnalistik nasional.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra