Skip to main content

UMKM Jadi Fokus, Komisi XI DPR RI–OJK Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

UMKM Jadi Fokus, Komisi XI DPR RI–OJK Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah terus menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Hal ini tercermin dalam kunjungan kerja sekaligus rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu yang digelar di Kantor OJK Bengkulu, Jumat (30/1). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah anggota Komisi XI DPR RI, jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta pimpinan OJK setempat.

Rombongan Komisi XI DPR RI yang hadir antara lain Wakil Ketua Komisi XI Fauzi Amro, Musthofa, Kamrussamad, Mulyadi, Charles Meikyansah, Julie Sutrisno, Amin, dan Mohammad Kholid. Kehadiran mereka menjadi bagian dari agenda pengawasan sekaligus evaluasi terhadap peran sektor jasa keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, turut hadir dan memaparkan kondisi perekonomian daerah serta langkah-langkah strategis yang tengah ditempuh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam rapat tersebut, Mian menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan OJK menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Rapat kerja ini secara khusus membahas strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah sebagaimana sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. UMKM dinilai memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi di daerah.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, dalam kesempatan tersebut menekankan perlunya kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan OJK, terutama dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, kemudahan akses permodalan harus dibarengi dengan pendampingan yang tepat agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.

“UMKM tidak cukup hanya diberi akses kredit. Pemerintah harus hadir dalam pembinaan, mulai dari pemetaan jenis usaha, pelaku, hingga lokasi usahanya. Infrastruktur pendukung juga harus disiapkan agar kegiatan usaha bisa berjalan efektif. Jika ini dilakukan secara terencana, kami optimistis perekonomian daerah dapat tumbuh sesuai harapan bersama dan arahan Presiden,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan bahwa Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama pemerintah provinsi saat ini tengah memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur selama ini menjadi salah satu faktor penyebab tingginya biaya ekonomi di daerah.

“Ketika infrastruktur belum memadai, otomatis biaya distribusi dan produksi menjadi tinggi. Karena itu, Pak Gubernur Helmi Hasan terus mendorong pembangunan infrastruktur dengan skala prioritas, tanpa mengabaikan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” jelas Mian.

Ia menambahkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pasar, serta pemanfaatan teknologi digital agar produk lokal Bengkulu mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Di sisi lain, Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syintia Dewi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan Komisi XI DPR RI. Ia menegaskan komitmen OJK Bengkulu untuk terus mengawasi penyaluran pembiayaan kepada UMKM agar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“OJK Provinsi Bengkulu berkomitmen memastikan pembiayaan UMKM disalurkan secara sehat dan bertanggung jawab. Kami juga terus mendorong lembaga jasa keuangan agar lebih aktif mendukung sektor UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ungkap Ayu.

Melalui rapat kerja ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan OJK dalam menciptakan ekosistem UMKM yang kuat. Dengan dukungan kebijakan, pembiayaan, dan infrastruktur yang memadai, Bengkulu diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra