Skip to main content

Wabup Seluma dan Cahaya Perempuan WCC Bahas Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Wabup Seluma dan Cahaya Perempuan WCC Bahas Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>  Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, menerima kunjungan audiensi dari Organisasi Cahaya Perempuan Women Crisis Center (WCC) di ruang rapat Bupati Seluma, pada Selasa (6/5/2025). Pertemuan ini turut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Seluma.

Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat layanan perlindungan bagi perempuan dan anak, khususnya mereka yang menjadi korban kekerasan. Dalam pertemuan tersebut, tim dari Cahaya Perempuan WCC memaparkan berbagai hasil pemantauan serta pengalaman dalam mendampingi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih marak terjadi di wilayah Kabupaten Seluma.

Perwakilan WCC menyampaikan bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya perlindungan, termasuk keterbatasan anggaran, minimnya pelatihan bagi aparat penegak hukum, serta kurangnya pemahaman lintas sektor terhadap penanganan korban kekerasan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat sipil, dan berbagai pihak terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Seluma menyambut baik masukan yang diberikan oleh WCC dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perlindungan terhadap kelompok rentan, terutama perempuan dan anak.

“Kami menyadari bahwa penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sistem yang terintegrasi dan kolaboratif, sehingga korban dapat merasa aman, terlindungi, dan mendapatkan keadilan,” tegas Wabup Gustianto.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Seluma siap bersinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan sistem perlindungan yang komprehensif dan berkeadilan. Menurutnya, audiensi ini merupakan langkah awal yang positif dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap agar pertemuan ini menjadi titik tolak dalam penguatan kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dalam bentuk program dan layanan, tetapi juga dalam penyusunan regulasi yang berpihak pada korban kekerasan. “Kami ingin menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan setara bagi seluruh warga Seluma,” tutupnya.

Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama ini, diharapkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Seluma dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Pewarta : Hassan 

Editing : Adi Saputra