TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dalam semangat memperkuat budaya literasi dan kepedulian terhadap lingkungan, Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menghadiri kegiatan gotong royong bersama Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Bengkulu, yang digelar di kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah, Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, pada Sabtu pagi (24/5/2025).
Acara ini diawali dengan kegiatan senam sehat bersama yang diikuti oleh masyarakat sekitar, anggota TBM, pelajar, serta para relawan literasi. Setelah senam, para peserta secara bersama-sama melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar danau, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Selain kegiatan fisik, acara ini juga diselingi dengan kegiatan yang sarat nilai edukatif, yakni aksi sedekah buku. Masyarakat yang hadir diajak untuk menyumbangkan buku-buku layak baca yang sudah tidak digunakan, baik buku pelajaran, cerita anak, maupun buku umum lainnya. Buku-buku tersebut nantinya akan dikumpulkan oleh Forum TBM dan disalurkan ke taman-taman bacaan yang tersebar di Kota dan Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Ronny PL Tobing menyampaikan apresiasi atas inisiatif Forum TBM yang telah menggabungkan dua kegiatan positif dalam satu momentum, yaitu kepedulian terhadap lingkungan dan peningkatan literasi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam membangun generasi yang cerdas dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
“Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan, karena tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga membawa manfaat besar untuk masyarakat. Melalui gerakan sedekah buku, kita mendorong tumbuhnya minat baca di kalangan anak-anak dan remaja, yang pada akhirnya akan memperkuat budaya literasi di Bengkulu,” ujarnya.
Ronny juga mengajak masyarakat luas untuk tidak membuang buku yang sudah tidak digunakan, melainkan menyumbangkannya kepada taman bacaan atau lembaga literasi lainnya. Menurutnya, satu buku yang disumbangkan dapat membuka wawasan dan cakrawala berpikir banyak orang.
“Kita ajak masyarakat untuk berbagi buku, karena satu buku bisa membuka jendela ilmu bagi banyak orang,” tambahnya.
Forum TBM Provinsi Bengkulu melalui ketuanya juga menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang didukung penuh oleh pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Literasi bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi tanggung jawab kita bersama. Kami ingin menjadikan taman bacaan sebagai pusat belajar yang menyenangkan dan mudah diakses oleh siapa saja,” ujar salah satu pengurus Forum TBM.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas literasi, dan masyarakat, diharapkan semangat gotong royong dan budaya literasi akan terus berkembang dan mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat Bengkulu.
Pewarta: Amg
Editing : Adi Saputra