TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menyampaikan rasa bangganya menjadi alumni SMAN 2 Kota Bengkulu (Smanda), salah satu sekolah unggulan yang dikenal mencetak lulusan berkualitas. Hal ini ia ungkapkan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru di aula sekolah tersebut, Senin (14/7/2025).
Ronny hadir bukan hanya sebagai pejabat publik, namun juga sebagai sosok inspiratif yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah yang sama dengan para siswa baru. Di hadapan ratusan peserta MPLS, Ronny menuturkan bahwa Smanda telah melahirkan banyak alumni sukses yang kini tersebar di berbagai bidang, mulai dari birokrat, politisi, hingga aparat penegak hukum.
“Banyak alumni Smanda yang berhasil menjadi tokoh penting, ada yang jadi Wakil Wali Kota seperti saya, ada yang jadi anggota DPRD, masuk ke Akpol, Akmil, bahkan IPDN. Ini bukti bahwa lulusan Smanda bukan kaleng-kaleng,” ujarnya, disambut tepuk tangan siswa.
Menurutnya, keberhasilan para alumni Smanda menjadi motivasi tersendiri bagi siswa baru untuk menatap masa depan dengan semangat dan kepercayaan diri. Ronny meyakinkan para siswa bahwa mereka semua memiliki peluang yang sama untuk sukses, asalkan memiliki kemauan kuat untuk belajar dan berkembang.
“Jangan takut bermimpi besar, tapi jangan pula lengah. Kejar cita-cita kalian dengan belajar sungguh-sungguh dan jangan lupa lihat peluang. Itu yang saya lakukan hingga bisa menjadi anggota dewan dua periode dan sekarang dipercaya sebagai Wakil Wali Kota,” kata Ronny.
Ia juga membagikan pengalaman pribadinya semasa menjadi siswa di Smanda. Dengan jujur, Ronny mengaku bahwa dirinya dikenal sebagai siswa yang cukup nakal saat itu. Namun, kenakalannya bukan dalam konteks kriminalitas seperti yang sering terjadi saat ini, melainkan sebatas kenakalan khas remaja seperti membolos sekolah.
“Waktu SMA saya termasuk bandel, tapi bukan bandel yang merugikan orang. Kalau sekarang kan banyak anak muda nakalnya sampai merusak, bahkan melanggar hukum. Dulu paling cuma kabur dari kelas,” kenangnya.
Ronny juga sempat menceritakan bahwa dirinya pernah nyaris dikeluarkan dari sekolah karena sebuah insiden. Namun, solidaritas teman-teman sekelas membuktikan betapa pentingnya menjalin pertemanan yang baik.
“Saya pernah mau dikeluarkan dari sekolah. Tapi teman-teman saya melakukan demo di sekolah menuntut agar saya tidak dikeluarkan karena memang saya tidak bersalah. Itu bentuk loyalitas dan persahabatan yang tulus. Makanya saya bilang, bertemanlah dengan baik, jangan merugikan teman,” tuturnya.
Menurut Ronny, pergaulan yang sehat di lingkungan sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan. Ia menekankan bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mencari ilmu, tapi juga tempat membangun karakter, jaringan sosial, dan nilai-nilai solidaritas.
“Di sekolah kita belajar banyak hal, bukan cuma pelajaran. Kita belajar hidup, bersosialisasi, memahami orang lain, dan bekerja sama. Ini akan sangat berguna nanti di dunia kerja maupun di masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ronny juga membuka kisah masa kecilnya yang penuh perjuangan. Ia mengaku berasal dari keluarga sederhana dan semasa muda membantu orang tuanya berdagang serta pernah berjualan es. Meskipun hidup dalam keterbatasan, ia tetap semangat dan menjadikan kondisi itu sebagai motivasi untuk sukses.
“Dari kecil saya sudah terbiasa bekerja. Ikut orang tua dagang, jualan es juga pernah saya jalani. Tapi saya tetap sekolah dan berusaha menjadi orang yang bisa membahagiakan orang tua. Itu jadi semangat saya sampai sekarang,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Ronny menekankan bahwa kunci utama dalam meraih kesuksesan terletak pada kombinasi antara kerja keras, disiplin belajar, dan kecerdasan dalam melihat peluang yang ada.
“Belajar saja tidak cukup kalau tidak tahu kapan harus ambil langkah. Tapi kalau kita sudah rajin belajar dan tahu kapan harus bertindak, maka kesuksesan tinggal menunggu waktu. Semangat terus, adik-adik,” pesannya.
Kehadiran Wakil Wali Kota yang juga alumnus Smanda ini disambut antusias oleh para siswa dan guru. Momen ini menjadi pembuka semangat baru bagi siswa baru SMAN 2 Bengkulu untuk mengawali masa pendidikan mereka dengan optimisme dan tekad kuat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra