TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melantik sebanyak 28 orang jajaran direksi dan pejabat baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Jumat (9/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, tersebut menjadi momentum bagi perusahaan daerah itu untuk memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Dedy meminta seluruh pejabat yang baru dilantik membangun kerja sama yang solid serta berani menghadirkan terobosan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pergantian dan penataan jajaran pejabat harus menjadi kesempatan untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, kekompakan antarpersonel merupakan fondasi penting dalam menjalankan program perusahaan. Tanpa koordinasi yang baik, berbagai upaya pembenahan dinilai akan sulit mencapai hasil maksimal, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Pesan saya kepada pejabat yang baru, jaga soliditas, kemudian harus ada inovasi. Insyaallah hari ini PDAM semakin sehat,” ujar Dedy saat menyampaikan sambutan.
Selain menekankan pentingnya kekompakan, Dedy turut menyampaikan perkembangan kondisi keuangan PDAM Tirta Hidayah. Ia menyebut perusahaan daerah tersebut telah berhasil mencatatkan laba serta memiliki kas dan setara kas dalam kondisi yang dinilai cukup baik.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa langkah pembenahan internal yang dilakukan sebelumnya mulai menunjukkan hasil. Kondisi ini diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat operasional perusahaan dan mendukung peningkatan pelayanan kepada pelanggan.
“Sebagai informasi, kita sudah membukukan laba, dan kita juga punya kas setara kas yang lumayan. Ini karena ada pembenahan internal,” ungkapnya.
Meski demikian, capaian finansial tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Dedy mengingatkan bahwa kesehatan keuangan perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baginya, keberhasilan PDAM bukan hanya diukur dari kemampuan menghasilkan keuntungan, melainkan juga dari sejauh mana perusahaan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap air bersih secara layak, merata, dan berkelanjutan.
Dedy secara terbuka mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera ditangani oleh PDAM Tirta Hidayah. Salah satu perhatian utama pemerintah kota adalah memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan air bersih yang lebih optimal.
Ia menyebut masih ada warga yang belum menikmati layanan secara maksimal. Selain persoalan jangkauan pelayanan, kualitas air yang belum sepenuhnya jernih juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
“Insyaallah ke depan kami juga akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan. Kami menyadari masih ada masyarakat yang belum terlayani dengan baik, masih ada airnya yang kurang jernih. Itu PR untuk kita semua,” katanya.
Persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas rumah tangga, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, jajaran direksi dan pejabat baru diharapkan mampu menyusun langkah kerja yang terarah, memperkuat pengawasan operasional, serta meningkatkan koordinasi antardivisi agar kendala pelayanan dapat diidentifikasi dan ditangani secara bertahap.
Melalui pelantikan 28 pejabat tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berharap PDAM Tirta Hidayah semakin profesional dalam menjalankan fungsi pelayanan sekaligus menjaga keberlanjutan usaha perusahaan daerah.
Soliditas organisasi, inovasi, dan pembenahan internal menjadi tiga hal yang perlu berjalan beriringan. Ketiganya diharapkan mampu memperkuat fondasi perusahaan untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk pemerataan distribusi dan peningkatan kejernihan air.
Dedy berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab. Ia juga menginginkan agar koordinasi di lingkungan perusahaan semakin baik sehingga berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat dapat ditangani secara nyata.
Ke depan, keberhasilan kepemimpinan baru PDAM Tirta Hidayah akan tercermin dari perbaikan pelayanan yang dirasakan pelanggan. Dengan pengelolaan yang semakin sehat dan orientasi kerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, perusahaan daerah tersebut diharapkan mampu memberikan layanan air bersih yang lebih baik bagi warga Kota Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra