Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Tegaskan Tidak Terburu-buru Lakukan Mutasi Pejabat

Wali Kota Bengkulu Tegaskan Tidak Terburu-buru Lakukan Mutasi Pejabat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>   Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan dirinya bukan tipe kepala daerah yang gemar melakukan mutasi pejabat. Menurutnya, langkah tersebut baru dilakukan jika memang diperlukan dan berdasarkan evaluasi kinerja yang objektif.

Hal itu disampaikannya saat ditanya mengenai rencana pengisian jabatan eselon II yang saat ini masih kosong di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Dedy menjelaskan, ia lebih memilih memberikan kesempatan kepada pejabat yang ada untuk bekerja maksimal sebelum dilakukan rotasi atau penggantian.

“Saya termasuk kepala daerah yang jarang melakukan mutasi. Sebab, saya ingin memberikan ruang dan waktu kepada pejabat untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kerjalah yang baik dulu, baru nanti kita nilai sejauh mana kinerja dan kompetensi yang dimiliki,” ujar Dedy, Kamis (18/9).

Menurutnya, mutasi bukan sekadar formalitas atau rutinitas belaka. Ia menekankan, setiap keputusan yang menyangkut pergeseran jabatan harus benar-benar berorientasi pada peningkatan pelayanan publik serta kinerja pemerintahan. “Mutasi itu bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan demi efektivitas birokrasi. Karena itu, saya tidak ingin gegabah,” tambahnya.

Terkait beberapa jabatan eselon II yang masih kosong, Dedy memastikan bahwa posisi tersebut akan segera diisi. Namun ia menegaskan prosesnya harus melalui mekanisme yang transparan, objektif, dan sesuai aturan. “Soal jabatan yang kosong, tentu akan segera kita isi. Tapi tidak bisa terburu-buru. Kita sudah melaksanakan job fit untuk eselon II. Selanjutnya juga akan ada uji kompetensi bagi pejabat eselon III dan IV. Dengan begitu, pejabat yang terpilih benar-benar adalah yang terbaik,” jelasnya.

Dedy menyampaikan, seleksi melalui job fit dan uji kompetensi merupakan langkah penting untuk menjaring aparatur yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki integritas serta komitmen melayani masyarakat. “Insya Allah yang terbaik itu yang kita tempatkan, dan itulah bentuk penghargaan kita terhadap aparatur yang bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Di sisi lain, Wali Kota juga mengingatkan para pejabat agar tidak hanya berorientasi pada jabatan, tetapi lebih kepada pengabdian. Ia menekankan pentingnya semangat melayani masyarakat, terutama di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

“Bagi saya, jabatan hanyalah amanah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa bekerja tulus untuk kepentingan masyarakat Kota Bengkulu. Karena itu, saya ingin pejabat di lingkungan Pemkot fokus pada kinerja, bukan sekadar mengejar posisi,” tandasnya.

Pernyataan Dedy ini sekaligus menjadi sinyal bahwa setiap keputusan mutasi di Pemkot Bengkulu akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan birokrasi yang sehat, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik.

Dengan sikap tersebut, Dedy menegaskan kembali komitmennya untuk membangun pemerintahan yang berintegritas, di mana pejabat yang diberi kepercayaan benar-benar dipilih melalui proses seleksi yang adil serta mampu menjalankan tugas secara optimal.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra