Skip to main content

Wali Kota Cup I 2026 Ditutup, Kotamobagu Catat Rekor Peserta Bulu Tangkis SulutGo

Wali Kota Kotamobagu secara resmi menutup Open Tournament Bulu Tangkis Wali Kota Cup I Tahun 2026 se-Sulawesi Utara dan Gorontalo, Sabtu (25/10/2026). Turnamen ini mencatat partisipasi peserta terbanyak sepanjang sejarah kejuaraan bulu tangkis di wilayah SulutGo dan menjadi momentum mendorong pembinaan atlet muda.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<<>>>>  Open Tournament Bulu Tangkis Wali Kota Cup I Tahun 2026 se-Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) resmi berakhir pada Sabtu (25/10/2026). Turnamen yang dipusatkan di Kota Kotamobagu ini menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga bulu tangkis sekaligus membuka peluang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan merintis prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Kejuaraan perdana tersebut mendapat sambutan luas dari kalangan atlet dan masyarakat. Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini bahkan disebut sebagai yang terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen bulu tan gkis di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Capaian tersebut menjadi indikasi positif meningkatnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga tepok bulu.

Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Kotamobagu dalam seremoni yang turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus organisasi olahraga, jajaran pemerintah daerah, serta para atlet yang telah mengikuti rangkaian pertandingan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kotamobagu menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Wali Kota Cup I 2026. Apresiasi diberikan kepada Pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Kotamobagu, Dinas Pemuda dan Olahraga, panitia penyelenggara, sponsor, perangkat pertandingan, wasit, juri, official, hingga unsur pengamanan.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan sebuah turnamen tidak hanya ditentukan oleh pertandingan yang berlangsung di lapangan, tetapi juga oleh kerja sama, kedisiplinan, serta dukungan berbagai elemen yang terlibat sejak persiapan hingga penutupan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Open Turnamen Bulu Tangkis Wali Kota Cup I Tahun 2026 telah terlaksana dengan baik, aman, dan sukses,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Pemerintah Kota Kotamobagu menilai terselenggaranya turnamen ini sebagai langkah positif untuk memperluas ruang pembinaan olahraga sekaligus memperkuat semangat kompetisi yang sehat di kalangan atlet daerah.

Kejuaraan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun mental kompetitif melalui pertemuan dengan atlet dari berbagai daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam penyelenggaraan Wali Kota Cup I 2026 adalah tingginya jumlah peserta. Antusiasme tersebut memperlihatkan bahwa bulu tangkis masih menjadi olahraga yang diminati dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di kawasan SulutGo.

Wali Kota menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat anak-anak muda, terutama atlet pemula, yang berani mengikuti kompetisi dan berusaha meraih prestasi melalui latihan serta kedisiplinan.

Ia berharap para peserta tidak berhenti menjadikan turnamen ini sebagai ajang kompetisi semata. Lebih dari itu, pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan keterampilan, memperkuat mental, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan berikutnya.

“Tentu ini satu kebanggaan bagi kita semua. Ini membuktikan bahwa anak-anak muda kita, khususnya para pemula, memiliki keinginan dan cita-cita yang besar untuk menjadi atlet bulu tangkis yang membanggakan orang tua, daerah, serta membawa nama harum Sulawesi Utara, Gorontalo, dan khususnya Kota Kotamobagu,” ungkapnya.

Tingginya partisipasi atlet juga menjadi peluang bagi organisasi olahraga dan pihak terkait untuk memperkuat pembinaan secara berkelanjutan. Dengan kompetisi yang terarah, para atlet diharapkan mempunyai kesempatan lebih luas untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas permainan.

Selain memberikan apresiasi kepada panitia dan penyelenggara, Wali Kota secara khusus menyampaikan penghargaan kepada para orang tua atlet. Dukungan keluarga dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan seorang atlet, mulai dari menjalani latihan rutin, menjaga kedisiplinan, hingga menghadapi tekanan saat bertanding.

Pengorbanan waktu, tenaga, dan perhatian yang diberikan orang tua menjadi salah satu faktor pendukung bagi anak-anak untuk terus berkembang dalam dunia olahraga.

Karena itu, keberhasilan seorang atlet tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga ditopang oleh lingkungan yang memberikan motivasi dan dukungan positif.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap semangat tersebut dapat terus terjaga sehingga semakin banyak generasi muda yang berani menekuni olahraga bulu tangkis secara serius dan menjadikannya sebagai jalur untuk meraih prestasi.

Dalam pesannya kepada seluruh peserta, Wali Kota mengingatkan para atlet yang berhasil meraih gelar juara agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi yang diperoleh harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, memperbaiki teknik, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar.

Sementara itu, peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta tetap menjaga semangat dan menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi.

Kekalahan, menurut pesan yang disampaikan, bukanlah akhir dari perjalanan seorang atlet. Setiap pertandingan dapat memberikan pelajaran tentang strategi, konsentrasi, ketahanan mental, dan pentingnya latihan yang konsisten.

“Jadikan hasil pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan. Kekalahan hendaknya menjadi dorongan untuk berlatih lebih giat, karena setiap pertandingan selalu memberikan pelajaran berharga,” pesannya.

Pada bagian akhir seremoni, Wali Kota secara resmi menyatakan Open Tournament Bulu Tangkis Wali Kota Cup I Tahun 2026 ditutup dengan mengucapkan Alhamdulillah serta memohon petunjuk dan kekuatan dari Allah SWT.

Acara penutupan turut dihadiri Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul H, perwakilan Forkopimda, Ketua PBSI Kota Kotamobagu Sri Afni Manoppo, perwakilan pengurus PBSI Sulawesi Utara, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para atlet peserta.

Berakhirnya turnamen perdana ini diharapkan menjadi awal bagi penyelenggaraan kompetisi yang lebih berkembang pada masa mendatang. Dengan dukungan pemerintah, organisasi olahraga, keluarga, dan masyarakat, Kota Kotamobagu berpeluang memperkuat perannya sebagai salah satu ruang pengembangan bakat bulu tangkis di kawasan Sulawesi Utara dan Gorontalo.(adv)

Pewarta : Gusman

Editing : Adi Saputra