TEROPONG PUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tengah berduka dengan menghadiri takziah malam ketiga almarhum Satri Daya Kadar bin H. Lailatul Kadar, Jumat malam (9/10/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di kediaman keluarga almarhum, Jalan Timur Indah, Perum Pemda, Blok F4, RT 07/RW 03, Kelurahan Timur Indah, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bengkulu itu didampingi jajaran Asisten, Staf Ahli, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Mereka datang untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam suasana penuh keprihatinan, Dedy Wahyudi menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya almarhum. Ia juga mengajak seluruh pelayat yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa agar almarhum memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT.
Menurutnya, takziah bukan sekadar tradisi berkumpul setelah seseorang meninggal dunia, melainkan juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, menguatkan keluarga yang sedang menghadapi musibah, serta mengingatkan setiap orang tentang pentingnya mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
“ Tentu kita hadir di sini juga mendoakan, mudah-mudahan almarhum Satri Daya Kadar bin H. Lailatul Kadar meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Diampuni semua dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan insyaallah ditempatkan di surga Jannatun Na’im,” ujar Dedy Wahyudi dalam sambutannya.
Kehadiran jajaran Pemkot Bengkulu dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami kehilangan anggota keluarga.
Meski almarhum diketahui sebelumnya berdomisili di Kabupaten Mukomuko, ia mengembuskan napas terakhir ketika berada di kediaman kakaknya di Kota Bengkulu. Kondisi tersebut menjadi perhatian jajaran pemerintah setempat untuk memastikan keluarga yang berduka mendapatkan pendampingan dan dukungan.
Camat Singaran Pati bersama lurah setempat turut hadir mendampingi keluarga. Kehadiran aparatur kewilayahan itu memperlihatkan pentingnya hubungan yang dekat antara pemerintah dan masyarakat, terutama ketika warga menghadapi peristiwa yang membutuhkan perhatian serta kepedulian bersama.
Dalam situasi seperti ini, dukungan dari lingkungan sekitar diharapkan dapat membantu keluarga melewati masa berkabung. Kehadiran para pejabat pemerintah juga menjadi wujud empati sekaligus upaya menjaga hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
Pemerintah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga diharapkan mampu hadir dalam berbagai situasi kehidupan warga, termasuk ketika masyarakat membutuhkan penguatan secara emosional dan sosial.
Rangkaian takziah malam ketiga tersebut turut diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ustaz yang hadir. Tausiyah diberikan sebagai pengingat bagi keluarga dan para pelayat mengenai makna kehidupan, kematian, serta pentingnya meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.
Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan mampu memberikan ketenangan batin bagi keluarga yang sedang berduka. Selain itu, para pelayat diajak menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan introspeksi diri untuk memperbaiki amal ibadah dan memperbanyak perbuatan baik selama masih diberikan kesempatan hidup.
Suasana kebersamaan dalam kegiatan itu juga menjadi ruang untuk saling menguatkan. Doa yang dipanjatkan bersama diharapkan menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus memberikan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Melalui kehadiran langsung dalam takziah tersebut, Dedy Wahyudi bersama jajaran Pemkot Bengkulu memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti datang, menyampaikan belasungkawa, dan ikut mendoakan mereka yang telah berpulang.
Kegiatan takziah malam ketiga itu pun menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan, kebersamaan, serta gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Semoga almarhum Satri Daya Kadar bin H. Lailatul Kadar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra