Skip to main content

Walikota Dorong OPD Kreatif Jalankan Program One OPD One Event di Bengkulu

Walikota Dorong OPD Kreatif Jalankan Program One OPD One Event di Bengkulu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus berupaya meningkatkan daya tarik daerah agar semakin dikenal luas di tingkat nasional. Salah satu langkah strategis yang mulai didorong adalah program One OPD One Event, di mana setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyelenggarakan minimal satu kegiatan berskala besar yang mampu menarik perhatian masyarakat luas.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh OPD harus mulai mempersiapkan rencana sejak dini. Program ini tidak boleh hanya sekadar wacana, melainkan harus terealisasi pada tahun 2026.

“Program One OPD One Event berlaku sejak saya sampaikan. Jadi, mulai sekarang setiap OPD sudah harus punya ancang-ancang. Tahun 2026 itu waktunya action, tidak ada alasan lagi. Setiap OPD harus memikirkan event apa yang bisa mendatangkan banyak orang ke Kota Bengkulu,” ujar Dedy, Rabu (27/8).

Menurutnya, penyelenggaraan event tidak melulu harus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). OPD dituntut untuk lebih kreatif dalam menjalin jejaring, menggandeng mitra strategis, hingga melobi kementerian maupun lembaga agar kegiatan besar bisa digelar di Bengkulu.

“Usahakan event itu jangan melulu bicara soal dana. Harus ada kreativitas. Misalnya, Dinas Pemadam Kebakaran bisa menginisiasi pertemuan HUT Damkar se-Indonesia di Bengkulu. Kalau bisa meyakinkan Dirjen melalui jaringan yang ada, otomatis perwakilan dari 514 kabupaten/kota bisa hadir. Bayangkan, jika setiap daerah mengirim 10 orang saja, jumlah tamu yang datang sudah luar biasa banyak,” jelasnya.

Selain Damkar, Dedy juga menyinggung potensi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang bisa menjalin kerjasama dengan TVRI. Ia bahkan telah bertemu dengan pihak TVRI pusat untuk mendorong agar Rakor Kepala Stasiun TVRI seluruh Indonesia bisa digelar di Bengkulu.

“Intinya saya ingin kota ini ramai. Banyak orang datang ke Bengkulu, ikut kegiatan, lalu merasakan suasana kota kita. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat juga ikut bergerak,” tegas Dedy.

Lebih lanjut, Walikota menekankan pentingnya kerjasama tim dan dukungan penuh dari semua pihak untuk mewujudkan program tersebut. Event berskala nasional tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga berdampak pada promosi daerah, peningkatan kunjungan wisatawan, hingga pertumbuhan usaha lokal.

Ia juga mengingatkan agar infrastruktur dan destinasi wisata andalan Kota Bengkulu ditata lebih baik. “Pantai Panjang harus kita tata, begitu juga Danau Dendam Tak Sudah. Pedagang oleh-oleh juga harus lebih ramah melayani pengunjung. Rumah makan sebaiknya menetapkan harga yang wajar sehingga tamu merasa nyaman dan punya kesan baik,” tambahnya.

Dedy berharap dengan program One OPD One Event, wajah Bengkulu semakin dikenal secara nasional. Event yang digagas OPD diharapkan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga memiliki nilai hiburan, budaya, maupun edukasi sehingga mampu menarik wisatawan dan meningkatkan citra positif daerah.

“Kalau setiap OPD bisa menghadirkan satu event besar dalam setahun, bisa dibayangkan betapa ramainya Kota Bengkulu. Ini bukan hanya kebanggaan pemerintah, tetapi juga keuntungan bagi masyarakat karena perekonomian ikut tumbuh,” pungkas Dedy.

Pewarta : AMG

Editing : Adi Saputra