TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kota Bengkulu. Memasuki tahun 2026, wajah pusat kota akan semakin semarak dengan hadirnya agenda rutin pentas seni dan kreativitas yang digelar setiap akhir pekan. Kawasan Belungguk Point resmi ditetapkan sebagai pusat pertunjukan terbuka yang akan menyuguhkan beragam hiburan menarik setiap malam Minggu.
Program ini menjadi salah satu terobosan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menghadirkan ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai wadah ekspresi seni, budaya, dan kreativitas generasi muda. Melalui konsep panggung rakyat, Belungguk Point disiapkan sebagai titik temu antara seniman, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Antusiasme masyarakat terhadap program ini terbilang sangat tinggi. Bahkan, agenda pentas seni yang melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta se-Kota Bengkulu dilaporkan telah terisi penuh hingga akhir tahun 2026. Hal ini menunjukkan besarnya minat dunia pendidikan untuk turut ambil bagian dalam menghidupkan ruang publik melalui kegiatan positif dan edukatif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengungkapkan rasa syukur atas respons luar biasa dari berbagai pihak.
Menurutnya, Belungguk Point kini berkembang menjadi lebih dari sekadar ruang terbuka, melainkan telah bertransformasi menjadi panggung kreativitas dan pembinaan bakat generasi muda Bengkulu.
“Alhamdulillah, jadwal pertunjukan yang akan mengisi Belungguk Point sudah penuh sampai satu tahun ke depan. Ini belum termasuk rencana kolaborasi dengan universitas negeri dan swasta, serta berbagai tenant dan komunitas kreatif lainnya yang juga ingin berkontribusi,” ujar Nina saat ditemui, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, konsep yang diusung dalam kegiatan ini adalah hiburan gratis dan berkualitas yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Setiap pekan, pengunjung akan disuguhkan beragam penampilan, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, band pelajar, paduan suara, hingga pertunjukan modern yang dikemas secara menarik dan edukatif.
Tak hanya berdampak pada sektor seni dan budaya, kemeriahan Belungguk Point setiap akhir pekan juga diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi Kota Bengkulu. Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat ke pusat kota, pelaku UMKM lokal diyakini akan merasakan dampak langsung berupa peningkatan omzet dan perluasan pasar.
“Kami sangat senang melihat antusiasme yang begitu besar. Jika pusat kota ramai, UMKM akan hidup, ekonomi berputar, dan tentu saja Kota Bengkulu akan semakin maju serta dikenal lebih luas,” tambah Nina optimistis.
Sejumlah pelaku UMKM pun menyambut baik program ini. Mereka menilai kegiatan rutin di Belungguk Point memberikan peluang besar untuk mempromosikan produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya. Kehadiran panggung hiburan dinilai mampu menarik pengunjung untuk berlama-lama, sehingga potensi transaksi pun semakin meningkat.
Bagi masyarakat yang mencari hiburan akhir pekan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam, Belungguk Point menjadi pilihan tepat. Selain menyajikan pertunjukan yang beragam, suasana malam Kota Bengkulu yang nyaman dan ramah keluarga menambah daya tarik kawasan ini sebagai destinasi wisata kota.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap, keberadaan Belungguk Point dapat menjadi ikon baru pariwisata perkotaan sekaligus ruang tumbuh bagi bakat-bakat muda daerah. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan mampu berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Malam Minggu kini tak lagi sekadar waktu bersantai di rumah. Warga Bengkulu diajak untuk hadir, menikmati hiburan, mendukung kreativitas anak bangsa, sekaligus memajukan UMKM lokal di Belungguk Point.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra