TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Musibah kebakaran yang menghanguskan sebagian besar area SMKN 3 Kota Bengkulu pada Kamis (28/12) lalu telah menimbulkan kerugian signifikan bagi sekolah dan seluruh warga pendidikan di sana. Kerugian ini tercatat meliputi 33 ruangan yang terbakar serta empat gedung, termasuk aula dan mushola, serta peralatan praktik bagi siswa/siswi.
Namun, ada sinar harapan dari pemerintah provinsi setempat. Sekdaprov Isnan Fajri, dalam kesempatan seusai Karya Bhakti Kodam II/Sriwijaya untuk membersihkan Pantai Panjang Bengkulu pada Rabu (3/1), mengungkapkan rencana pemulihan sekolah tersebut.
"Pembangunan kembali SMKN 3 Kota Bengkulu akan memanfaatkan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kami tengah menyusun laporan kebutuhan anggaran dan akan mengajukannya ke Kemendikbud. Mereka meminta data konkret untuk bantuan anggaran," ujar Sekdaprov Isnan Fajri.
Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Bengkulu, Mirsalin, sebelumnya telah menyampaikan bahwa kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran melibatkan 33 ruangan serta beberapa gedung. Dampaknya sangat dirasakan oleh seluruh komunitas sekolah.
Sekdaprov Isnan menegaskan bahwa untuk sementara waktu, dana pemulihan akan disalurkan dari pusat. "Kami akan menggunakan dana dari pusat karena realokasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ke salah satu sumber APBD. Selain itu, ada juga anggaran dari pusat dalam bentuk BTT yang akan dialokasikan untuk membantu dalam proses pembangunan ulang," tambahnya.
Rencana ini diharapkan dapat memberikan solusi cepat bagi sekolah dan warga pendidikan yang terdampak. Proses pemulihan SMKN 3 Kota Bengkulu diharapkan dapat segera dimulai untuk memastikan siswa/siswi dapat kembali belajar dalam lingkungan yang kondusif. Penyaluran dana dari pusat diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam merevitalisasi sekolah yang terkena musibah ini.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra