TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun, mengapresiasi langkah cepat Polda Sumatera Utara dalam mengungkap kasus pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Kabanjahe, Kabupaten Karo, yang menyebabkan kematian Rico dan keluarganya.
Hendry berharap Polda Sumut juga segera mengungkap kasus serupa yang menimpa anggota PWI di Kabupaten Labuhanbatu. "Tugas Polda Sumut belum selesai karena masih ada satu lagi 'PR' untuk mengungkap kasus pembakaran wartawan anggota PWI di Kabupaten Labuhanbatu," ujar Hendry.
PWI Pusat juga memuji respons cepat Ketua PWI Sumut, H. Farianda Putra Sinik, yang segera mengambil tindakan atas kasus tersebut. Berkat kerjasama yang baik, Kapolda Sumut langsung merespons dan menangkap para terduga pelaku.
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumut yang berhasil menangkap empat terduga pelaku pembakaran rumah wartawan di Kabupaten Karo. "PWI Sumut mengapresiasi Polda Sumut yang berhasil mengamankan para terduga pelaku. Diyakini polisi mampu mengungkap motif para pelaku," ujar Farianda.
Farianda menambahkan bahwa PWI Pusat telah membentuk tim yang melibatkan PWI Pusat, PWI Sumut, PWI Tanah Karo, dan PWI Labuhanbatu untuk membantu mengungkap kasus kekerasan terhadap wartawan di Sumut. Tim ini dibentuk untuk mendorong dan membantu aparat hukum dalam mengungkap kasus tersebut.
"Kita masih menanti keseriusan Polda Sumut untuk mengungkap kasus pembakaran rumah wartawan di Labuhanbatu, setelah berhasil menangkap terduga pelaku pembakaran rumah wartawan di Tanah Karo yang menimbulkan empat korban jiwa," lanjut Farianda.
Sebelumnya, Polda Sumut berhasil menangkap empat orang terduga pelaku pembakaran rumah wartawan di Tanah Karo. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan para tersangka masih dalam pemeriksaan.
Farianda juga menyebutkan bahwa PWI Pusat dan PWI Sumut sedang mengoordinasikan donasi untuk membantu keluarga korban pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Tanah Karo dan Junaidi Marpaung di Kabupaten Labuhanbatu.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra