Skip to main content

Kodim 0428/Mukomuko Gelar Aksi Bersih Pantai Abrasi, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

Kodim 0428/Mukomuko Gelar Aksi Bersih Pantai Abrasi, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Komando Distrik Militer (Kodim) 0428/Mukomuko kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Abrasi, Kabupaten Mukomuko, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir, khususnya di lokasi wisata yang kerap dikunjungi warga.
Aksi peduli lingkungan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI dan Polri, aparatur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar. Sejak pagi hari, puluhan peserta tampak menyisir area pantai dengan membawa karung dan peralatan sederhana untuk mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Pantai Abrasi selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat Mukomuko, baik untuk rekreasi keluarga maupun kegiatan olahraga ringan. Keindahan panorama laut yang berpadu dengan hamparan pasir menjadi daya tarik tersendiri. Namun, tingginya aktivitas pengunjung juga berdampak pada meningkatnya volume sampah, terutama sampah plastik yang sulit terurai.

Komandan Kodim 0428/Mukomuko, Letkol Inf Yokki Firmansyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gerakan membangun kesadaran kolektif. Menurutnya, pembersihan pantai bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan pesisir agar tetap bersih, indah, dan nyaman.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pantai merupakan aset daerah yang harus dijaga bersama, karena selain memiliki nilai ekologis, juga berpotensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” ujar Dandim.

Sasaran utama dalam aksi tersebut adalah sampah anorganik seperti botol plastik, kemasan makanan dan minuman, kantong plastik, serta kertas bekas. Sampah-sampah ini dinilai paling banyak mencemari kawasan pantai dan berpotensi merusak ekosistem laut apabila terbawa arus.

Letkol Yokki juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat yang mendorong pelaksanaan pembersihan lingkungan secara serentak di berbagai daerah. Program tersebut difokuskan pada lokasi-lokasi strategis seperti pasar tradisional, tempat wisata, serta kawasan pesisir.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk menggalakkan gerakan bersih di seluruh wilayah Indonesia. Harapannya, gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi menjadi budaya baru di tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain sebagai upaya menjaga kebersihan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana edukasi lingkungan. Kehadiran aparat TNI dan Polri bersama masyarakat diharapkan mampu memberikan contoh nyata bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.

Partisipasi aktif warga sekitar pun mendapat apresiasi. Banyak masyarakat yang dengan sukarela ikut bergabung, bahkan membawa anak-anak mereka untuk terlibat langsung. Hal ini dinilai penting sebagai bentuk pendidikan sejak dini agar generasi muda memiliki kesadaran lingkungan yang kuat.
Sejumlah warga mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena membuat kawasan pantai terlihat lebih rapi dan nyaman. Mereka berharap aksi serupa dapat dilakukan secara berkala, terutama pada musim liburan ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.
Menurut Dandim, kebersihan kawasan wisata memiliki dampak langsung terhadap citra daerah.

Pantai yang bersih dan tertata akan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung, sehingga secara tidak langsung turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar, mulai dari pedagang kecil hingga pelaku jasa wisata.
“Aksi bersih-bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama. Dengan lingkungan yang terjaga, kita tidak hanya melestarikan alam, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Letkol Yokki.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0428/Mukomuko berharap semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan dapat terus tumbuh. Pantai Abrasi diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga contoh kawasan pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra