TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Badan jalan di wilayah Desa Gunung Megang, Kecamatan Kinal, Bengkulu, menjadi saksi bisu bencana alam yang menimpa mereka. Sebuah pohon sawit tumbang akibat tanah longsor menutup akses jalan utama, membuat warga setempat bersatu untuk mengatasi masalah ini. Evaluasi dan upaya pembersihan dilakukan secara kolaboratif oleh masyarakat, aparat kepolisian, dan pemerintahan setempat.
Pada Kamis (22/02/2024), IPTU. Koesheri, Kapolsek Kaur Tengah, dan Firmansyah, Camat Kecamatan Kinal, memimpin proses evaluasi di lokasi kejadian. Mereka didampingi oleh anggota kepolisian, staf dari Kantor Camat, serta warga Desa Gunung Megang yang turun langsung ke lapangan untuk membantu membersihkan pohon sawit yang menutupi badan jalan.
Kapolres Kaur, AKBP. Eko Budiman, S.IK., M.IK., M.Si, melalui pernyataan IPTU. Koesheri Kapolsek Kaur Tengah, mengonfirmasi adanya bencana alam tersebut. Tanah longsor yang terjadi menumbangkan pohon sawit ke badan jalan, menyebabkan akses jalan tertutup dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Pohon sawit yang roboh ke badan jalan menutupi akses jalan, sehingga tidak ada kendaraan roda dua atau pun roda empat yang bisa melewati jalan tersebut," ujar Koesheri.
Menanggapi situasi tersebut, Koesheri menyatakan bahwa proses evaluasi pohon sawit yang tumbang telah selesai dilakukan dengan kerjasama antara pihak kepolisian, Camat Kinal, dan warga Desa Gunung Megang. Mereka bersama-sama membersihkan pohon sawit tersebut, memastikan bahwa akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Alhamdulillah, selesai juga pekerjaan membersihkan pohon sawit yang tumbang menutupi jalan. Sekarang, jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua," tutup Koesheri dengan rasa lega.
Warga setempat menyambut baik kerjasama ini dan mengapresiasi upaya bersama dalam penanganan bencana alam. Kejadian ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas di antara mereka, serta menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kunci mengatasi tantangan di masa sulit.
Pemerintah setempat juga diharapkan untuk terus aktif dalam melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan, guna mencegah terjadinya bencana serupa di masa depan. Selain itu, edukasi dan perencanaan tanggap darurat perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih siap menghadapi risiko bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pewarta : Ridwan
Editing : Adi Saputra