TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar silaturahmi. Sekaligus, pemberian bingkisan kepada Veteran, Purnawirawan, Wredetama, Warakawuri dan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bertempat di Balai Daerah Arga Makmur. Selasa (15/8/2023).
Dengan tema “ Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memberikan sebanyak 187 bingkisan untuk veteran, purnawirawan TNI - Polri, Warakauri dan PWRI. Pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada PNS sebanyak 132 orang dengan masa kerja 10 tahun 93 orang, 20 tahun itu ada 17 orang dan 30 tahun 22 orang.
Kemudian dilanjutkan dengan, pembagian honor di 11 kecamatan sebanyak 382 imam masjid dan pemuka agama. serta pemberian reward kepada Tim Putra Bola Voli Bengkulu Utara, juara 1 Kejurda lomba bola voli indoor tahun 2023.
Kegiatan, juga dihadiri Forkopimda BU, Tokoh Masyarakat, Sekdakab BU, Ketua TP PKK BU, Para Asisten Lingkup Setdakab BU, Staf Ahli beserta jajaran Kepala OPD BU, organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, ibu-ibu organisasi wanita, para imam masjid dan para pemuka agama dan Undangan lainnya.
Bupati BU Ir. H. Mian dalam sambutannya menyampaikan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas kehadiran para sesepuh, tokoh masyarakat dan para pendahulu yang telah mengabdi dan memberikan kontribusi yang maksimal di kabupaten Bengkulu Utara, kegiatan silaturahmi dan ramah tamah bersama dengan veteran, para warakawuri, wreadatama ini merupakan momentum jati diri anak bangsa dalam menghargai jasa-jasa para sesepuh dan para pendahulunya.
“Kehadiran para sesepuh dan tokoh di tengah-tengah kita semua tentunya menjadi spirit bagi kami pemerintah daerah dan spirit bagi masyarakat kabupaten Bengkulu Utara dalam momentum menyambut perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 dan menjadi ritme secara rutin kita,”ucapnya.
"Sebagai bangsa yang berbudaya sudah selayaknya kita memberikan penghormatan atas jasa-jasa para pejuang kemerdekaan, meskipun nilainya tidak sebanding namun kita tetap ikut ambil bagian dalam mewujudkan cita-cita proklamasi dalam mengisi kemerdekaan"tambahnya.
“Ada suatu filosofi jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah atau disingkat dengan jas merah semboyan yang diucapkan bapak proklamator kita insinyur H Soekarno dalam pidato terakhirnya pada hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus tahun 1966, artinya kita harus belajar dari Sejarah, generasi yang masih produktif ini senantiasa terus ingat kepada sejarah sekaligus juga tetap ingat kepada pendahulu dan para sesepuh yang telah memberikan kontribusi membangun kabupaten Bengkulu Utara,”tuturnya.
Penulis: Gunawan
EDITOR: Adi Saputra