TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Potensi pertanian buah-buahan di Kabupaten Lebong kembali menjadi sorotan. Salah satu petani mangga di daerah ini berhasil memasarkan hasil panennya melalui media sosial Facebook dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Menariknya, mangga lokal tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan laris terjual.
Mangga yang dipanen langsung dari kebun petani terlihat memiliki ukuran cukup besar dengan warna hijau kekuningan yang menandakan tingkat kematangan yang baik. Selain rasanya yang manis dan segar, harga yang terjangkau membuat buah lokal ini diminati pembeli.
Keberhasilan pemasaran melalui media sosial menunjukkan bahwa petani kini semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen secara langsung. Langkah ini juga membantu meningkatkan nilai jual hasil pertanian tanpa harus bergantung sepenuhnya pada tengkulak.
Kabupaten Lebong sendiri dikenal memiliki sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat. Selain komoditas padi, kopi, dan jeruk, mangga juga memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai sumber pendapatan petani. Sejumlah data menunjukkan bahwa Lebong merupakan salah satu daerah penghasil mangga di Provinsi Bengkulu dan memiliki potensi pengembangan hortikultura yang cukup besar.
Dengan kondisi alam yang subur serta dukungan pemasaran digital, mangga lokal Lebong berpeluang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah. Ke depan, dukungan pemerintah dan promosi yang lebih luas diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkenalkan kekayaan hasil bumi Lebong ke pasar yang lebih besar.
"Jika dikelola dengan baik, mangga lokal Lebong tidak hanya menjadi buah konsumsi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi identitas produk unggulan daerah yang membanggakan," demikian harapan sejumlah petani setempat.
Pewarta: Harlis Sang Putra
Editing: Adi Saputra