TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Plt Kadis Kominfo) Kota Bengkulu, Achrawi, mewakili Walikota Bengkulu, meresmikan kehadiran kuliner baru yang unik dan digadang-gadang menjadi ikon daerah, yakni Mie 1 Meter Khas Bengkulu. Acara peresmian berlangsung pada Jumat (14/11/2025) di HIPMI Centre, Jalan Adam Malik KM 10, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar. Kehadiran kuliner ini disebut sebagai terobosan kreatif yang memperkaya ragam wisata kuliner di Kota Bengkulu.
Dalam sambutannya, Achrawi menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelaku usaha lokal yang berani menghadirkan inovasi baru. Menurutnya, sektor kuliner adalah salah satu industri yang dapat berkembang cepat jika didukung kreativitas dan ciri khas daerah. Ia menilai Mie 1 Meter Khas Bengkulu dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan sekaligus membawa warna baru bagi pengembangan ekonomi kreatif di kota ini.
“Inovasi seperti ini perlu kita dukung bersama. Kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga identitas dan pengalaman yang bisa membuat orang tertarik datang ke Bengkulu,” ujar Achrawi. Ia berharap produk ini dapat diperkenalkan secara luas dan menjadi salah satu menu yang wajib dicoba oleh siapa pun yang berkunjung.
Sementara itu, Owner Mie 1 Meter Khas Bengkulu, Rofiq, memaparkan bahwa gagasan menghadirkan mie sepanjang satu meter ini berawal dari keinginannya menciptakan kuliner khas yang membedakan Bengkulu dari daerah lain. Ia terinspirasi dari popularitas Mie Aceh yang dikenal dengan kekuatan rempahnya. Namun, Rofiq hendak menghadirkan cita rasa yang benar-benar mencerminkan karakter kuliner Bengkulu.
“Awalnya saya melihat bahwa Mie Aceh memiliki rempah yang kuat dan digemari banyak orang. Dari situ saya mencoba mengembangkan racikan rempah khas Bengkulu, memadukan aroma dan rasa yang dekat dengan lidah masyarakat lokal. Hasilnya adalah Mie 1 Meter ini, yang tidak hanya unik dari segi panjang tetapi juga dari kekayaan cita rasa,” jelasnya.
Menurut Rofiq, proses pengembangan menu ini memerlukan waktu cukup panjang. Ia bersama timnya melakukan berbagai eksperimen untuk menentukan komposisi rempah khas seperti serai, lada Bengkulu, dan beragam bumbu lokal lainnya agar menghasilkan rasa yang kuat namun tetap seimbang. Ia berharap kuliner ini dapat menjadi identitas baru yang mewakili kreativitas anak muda Bengkulu.
Selain menyajikan mie berukuran tak biasa, warung ini juga menghadirkan konsep ruang makan yang nyaman bagi pengunjung, terutama generasi muda yang gemar mencoba hal baru. HIPMI Centre dipilih sebagai lokasi karena kawasan tersebut mulai berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan tempat berkumpulnya anak muda.
Peresmian ini turut dihadiri para pengurus HIPMI Bengkulu, pelaku usaha kuliner, serta masyarakat yang penasaran dengan keunikan menu tersebut. Usai peresmian, para tamu undangan diberi kesempatan untuk mencicipi secara langsung Mie 1 Meter Khas Bengkulu. Banyak yang memberikan respons positif, terutama karena sensasi menyantap mie panjang tersebut memberikan pengalaman baru.
Achrawi menegaskan komitmen Pemkot Bengkulu untuk terus mendorong UMKM kuliner tumbuh melalui berbagai fasilitasi dan promosi. Ia berharap inovasi Rofiq dapat menginspirasi pelaku usaha lain agar berani menciptakan terobosan kreatif.
Dengan hadirnya Mie 1 Meter Khas Bengkulu, masyarakat kini memiliki pilihan kuliner baru yang tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga membawa kebanggaan lokal. Kuliner ini diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik wisata yang memperkuat citra Bengkulu sebagai kota kreatif dengan potensi kuliner yang terus berkembang.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra