Skip to main content

Mutasi Besar di Balai Kota, Wali Kota Bengkulu Lantik 44 Pejabat dan Tegaskan Profesionalisme ASN

Mutasi Besar di Balai Kota, Wali Kota Bengkulu Lantik 44 Pejabat dan Tegaskan Profesionalisme ASN

TEROPONGPUBLIK..CO.ID  <<<>>>  Suasana berbeda terasa di Balai Kota Merah Putih, Kota Bengkulu, Jumat (6/3/2026). Pemerintah Kota Bengkulu menggelar pelantikan puluhan pejabat dalam rangka penyegaran organisasi birokrasi. Sebanyak 44 pejabat resmi dilantik oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang terdiri dari pejabat eselon II, III, dan IV.

Pelantikan ini menjadi bagian dari mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, para pejabat yang dilantik diambil sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Mutasi yang dilakukan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem kerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi pemerintahan modern. Menurutnya, perputaran jabatan melalui konsep tour of duty menjadi salah satu cara untuk menjaga dinamika organisasi serta meningkatkan kapasitas aparatur.

Ia menekankan bahwa tidak ada jabatan yang bersifat permanen dalam birokrasi pemerintahan. Setiap ASN harus siap ditempatkan di posisi mana pun sesuai kebutuhan organisasi.

“Tidak ada yang abadi dalam jabatan. Tidak ada yang bisa merasa memiliki jabatan itu selamanya,” ujar Dedy saat memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik.

Dedy juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi. Oleh karena itu, ia meminta para pejabat yang dilantik agar bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi etika pelayanan publik.

Menurutnya, seorang ASN harus mampu menunjukkan kinerja terbaik dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan bentuk tanggung jawab untuk menjalankan roda pemerintahan secara efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga memberikan pesan yang cukup tegas kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menyatakan bahwa setiap pejabat harus bekerja dengan hati dan keikhlasan, bukan karena terpaksa.

“Jika bapak atau ibu merasa tidak mampu atau tidak cocok dengan jabatan ini, maka tidak apa-apa untuk tidak menerimanya. Saya tidak ingin ada yang bekerja karena terpaksa,” kata Dedy.

Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah kota untuk membangun birokrasi yang sehat, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, Kepala BKPSDM Kota Bengkulu Achrawi, serta Pelaksana Tugas Inspektur Kota Bengkulu Yudi Susanda.

Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kebijakan mutasi yang dilakukan pemerintah kota sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan.

Dedy berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di posisi barunya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta mematuhi aturan yang berlaku dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Selain itu, ia meminta seluruh pejabat untuk bekerja secara profesional serta tetap “tegak lurus” terhadap aturan dan kebijakan pemerintah.

Menurut Dedy, penyegaran jabatan juga diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam birokrasi pemerintahan, sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.

Dengan adanya rotasi ini, Pemerintah Kota Bengkulu ingin memastikan bahwa roda organisasi tetap bergerak dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelantikan 44 pejabat ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Bengkulu terus melakukan pembenahan internal guna memperkuat kinerja birokrasi. Melalui langkah tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin cepat, efektif, dan berkualitas.

Di sisi lain, mutasi ini juga menjadi momentum bagi para pejabat untuk membuktikan kemampuan serta dedikasi mereka dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra