REJANG LEBONG.TEROPONGPUBLIK .CO.ID>><<<Naas dialami oleh Purnama (31), Warga Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup, Sabtu (10/4) pukul 13.00 WIB. Pasalnya, pria yang keseharian berprofesi sebagai pedagang ini di palak oleh dua Orang Tidak Dikenal (OTD) saat melintas di jalan lintas Curup - Lubuk Linggau tepatnya di jalan umum dusun Gerdu Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang. Kendati tidak mengalami luka, namun Korban terpaksa mengalami kerugian materi akibat peristiwa tersebut.
"Yang malak dua orang pria pak. Pakai motor bebek kerompang. Ciri cirinya yang bawa motor berbadan gemuk berkulit putih pakai kaos oblong putih bercelana pendek. Sedangkan yang dibonceng berbadan sedang berkulit hitam menggunakan jaket dan celana panjang," cerita korban kepada TeropongPublik usai peristiwa terjadi.
Sementara itu, sambung Korban, kronologis peristiwa bermula saat Kotban bersama rekannya berkendara dari arah perkotaan curup menggunakan motor metik berencana mengunjungi kerabat di Desa Kepala Curup. Saat melintas di jalan umum dusun Gerdu Desa Kepala Curup tiba - tiba motor korban dipepet dari arah belakang oleh kedua pelaku.
Saat dipepet, sambung Korban, pelaku yang membawa motor langsung meminta Korban untuk berhenti dan memberikan sejunlah uang kepada pelaku sembari mengancam kedua korban jika tidak memberikan uang maka pelaku akan menggunakan kekerasan kepada Korban.
"Awalnya Kami terus berjalan tidak berhenti Pak. Tetapi Pelaku itu terus memepet motor Kami sambil terus mengancam kami pak. Akhirnya kami berenti dan dihampiri pelaku. Akhitnya kami tetpaksa memberikan sejumlah uang kepada Pelaku itu. Warga disekitar lokasi ramai menyaksikan kejadian itu pak. Tetapi satupun tidak ada yang menghampiri kami untuk menolong kami Pak," kata Korban.
Dilanjutkan Korban, setelah diberi sejumlah uang, kedua pelaku langsung kabur menuju arah Desa Kepala Curup. Sedangkan Korban memutar arah kendaraan kembali ke arah perkotaan curup.
"Kami memang tidak berniat untuk melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian karena uang yang dipalak nilainya tidak seberapa. Tetapi kami meminta kepada warga lain yang akan melintas disana agar bersikap hati - hati. Sehingga tidak menjadi korban pemalakan seperti yang kami alami tadi," tegas Korban. (Una)